NTT Terima 750 Juta dan 1.5 Ton Rendang Dari Pemerintah Sumatra Barat

0 85

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Bantuan dari elemen masyarakat Indonesia terhadap korban bencana akibat badai siklon tropis Seroja di NTT terus mengalir. PadaJumat (16/4) Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi (JNS) menerima bantuan dari pemerintah provinsi (pemprov) dan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) yang diserahkan oleh Wagub Sumbar, Audy Joinaldy di ruang kerja Wagub NTT.

 

Sumbangan dari pemerintah dan masyarakat Sumbar itu berupa uang 750 juta rupiah dan 1,5 ton rendang yang sudah siap saji dan dikonsumsi.

 

Wagub JNS menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian tersebut.

 

Dia mengatakan, kemarin, Kamis (15/4) dirinya mengunjungi Lembata dan Adonara. Masyarakat yang tertimpa bencana di daerah tersebut masih mengharapkan bantuan logistik.

 

“Pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan seluruh rakyat Sumatera Barat yang dengan hati tulus memberikan bantuan. Mungkin karena ada keserasian perasaan, kemarin sore saudara-saudara kita di Adonara, minta agar sesekali mereka boleh ganti menu lauk pauk. Puji Tuhan, hari ini, saudara-saudara kita dari Sumatera Barat bawa (makanan) rendang. Dalam waktu secepatnya kita akan kirim ke sana, sehingga mereka bisa buka puasa dan makan siang atau malam dengan makanan khas Sumatera Barat ini, ” kata Wagub JNS dalam kesempatan tersebut.

 

Lebih lanjut Wagub Nae Soi mengungkapkan, di NTT banyak sekali warga asal dari Minangkabau dan Sumbar. NTT sudah terkenal dengan julukan Nusa Terindah Toleransi.

 

“Di sini juga kami ada perkumpulan Minang. Mereka hidup membaur dengan masyarakat asli di sini. Kami menerapkan apa yang dalam islam dikenal dengan istilah _lakun dinukum waliyadin,_ bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Kami tidak ada membedakan di sini, mau suku dan agama apa, kami semua saudara”, jelas Nae Soi.

 

Sementara itu, Wagub Sumbar, Audy Joinaldy mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan inisiasi dari seluruh masyarakat dan pemprov Sumatera Barat.

 

“Kami melakukan inisiasi setelah mendengar dan menyaksikan lewat berita nasional saudara-saudara kami di NTT tertimpa bencana. Kami segera kumpulkan rendang selama beberapa hari dan ternyata yang terkumpul lewat dari target yang kami tetapkan 1 ton menjadi sebanyak 1,5 ton. Semoga para korban bencana bisa cicipi makanan khas kami yang konon katanya merupakan salah satu makanan khas terenak di dunia. Semuanya sudah tiba di kargo bandara El Tari,” jelas Wagub Sumbar.

 

Wagub Sumbar menjelaskan bantuan tersebut mungkin kecil dan tidak seberapa. Namun semoga meringankan sedikit penderitaan masyarakat yang terdampak.

 

“Kami juga menyumbangkan sedikit uang. Mungkin tidak seberapa. Saya tahu penderitaan masyarakat yang terdampak luar biasa, namun semoga (bantuan) ini sedikit meringankan. Kami juga iklas memberikan ini sebagai bentuk solidaritas sesama saudara sebangsa,” jelas Wagub Sumbar.

 

Turut mendampingi Wagub Sumbar, kepala BPBD Sumbar, Kadis Kesehatan Sumbar dan beberapa pejabat lingkup pemprov Sumbar. Sementara dari Pemprov NTT tampak hadir Plt Kapala BPBD NTT, Karo Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Karo Administrasi Pimpinan.
Setelah menyerahkan bantuan, Wagub NTT bersama Wagub Sumbar bersama-sama dengan menggunakan helikopter ke Malaka dan Belu untuk membawa bantuan dan mengunjungi korban bencana.

 

Sebelumnya di tempat yang sama, Wagub NTT juga menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diserahkan oleh Asisten Perekonomian Setda Sulsel, Muhammad Firda. Juga bantuan dari PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat yang diserahkan Asman Stakeholder Management berupa 25 unit mesin genzet bergerak dan uang tunai senilai 60 juta rupiah.

(SP BIRO AP NTT/ELLENA)