Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Martinus dan Liberthina Akhiri Masa Lajang, ASN Dinas P dan K Kota Kupang Lantunkan Doa

Pendeta Pangki Benyardi Pah, S.Th., menikahkan Marthin dan Liberthina.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Martinus Mangngi Uly dan Liberthina Nurlina Huma resmi mengakhiri masa lajang dan memasuki kehidupan baru sebagai pasangan suami istri melalui ibadat pemberkatan nikah di Gereja GMIT Kemah Ibadat, Kelurahan Airnona, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/10/2026).

Pemberkatan nikah tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita. Sejumlah keluarga, kerabat, serta rekan kerja Liberthina yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang hadir memberikan dukungan dan doa bagi kedua mempelai.

Kehadiran keluarga besar ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menjadi bentuk solidaritas sekaligus ungkapan sukacita atas terbentuknya keluarga baru Martinus dan Liberthina.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Evelyn Francis, atas nama keluarga besar ASN di lingkungan dinas tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

“Atas nama keluarga besar ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, kami mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Semoga rumah tangga yang dibangun senantiasa diberkati Tuhan, langgeng, harmonis, dan menjadi keluarga yang selalu menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Evelyn.

Menurut Evelyn, pernikahan bukan semata-mata momentum untuk merayakan kebahagiaan, tetapi merupakan awal perjalanan panjang yang membutuhkan kesetiaan, pengertian, kesabaran, dan tanggung jawab dari kedua pasangan.

Karena itu, Martinus dan Liberthina diharapkan terus membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, serta menghadapi setiap persoalan rumah tangga secara bersama-sama.

Menempatkan Yesus di Tengah Keluarga
Ibadat pemberkatan nikah dipimpin Pendeta Pangki Benyardi Pah, S.Th. Dalam khotbahnya, Pendeta Pangki mengingatkan kedua mempelai agar menjadikan Yesus Kristus sebagai pusat kehidupan keluarga.

Menurut dia, kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan tanpa persoalan. Perbedaan pendapat, pengambilan keputusan, dan berbagai tantangan kehidupan merupakan bagian yang dapat dihadapi pasangan suami istri dalam perjalanan membangun keluarga.

Pendeta Pangki mengatakan, kehadiran Yesus di tengah keluarga menjadi sumber kekuatan bagi pasangan suami istri dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Karena ada Yesus dalam keluarga itu, persoalan yang mereka hadapi akhirnya dapat diatasi. Sekali lagi, karena ada Yesus dalam keluarga tersebut,” katanya.

Ia mengingatkan Martinus dan Liberthina untuk selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan keluarga, terutama ketika menghadapi persoalan.

“Ketika menghadapi masalah, tugas kita adalah mengundang Tuhan Yesus untuk hadir di tengah keluarga. Bila Yesus berada di tengah keluarga, persoalan apa pun dapat dihadapi bersama,” ujar Pendeta Pangki.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam ibadat pemberkatan nikah. Kedua mempelai diingatkan bahwa keluarga bukan hanya tempat untuk berbagi kebahagiaan, melainkan juga ruang untuk saling menguatkan ketika menghadapi persoalan kehidupan.

Rekan Kerja Hadir Memberi Dukungan
Sejumlah pejabat dan ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang turut hadir dalam ibadat pemberkatan nikah tersebut. Mereka antara lain Kepala Bidang PTK Jonathan Sinlae, Kepala Bidang Kebudayaan Sherly Marlis Tiro, serta Koordinator Pengawas Sekolah Johnny Eduard Rihi bersama sejumlah pengawas sekolah.
Kehadiran rekan-rekan kerja tersebut menjadi bentuk dukungan kepada Liberthina sekaligus ungkapan sukacita atas pernikahan kedua mempelai.

Keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang pun mendoakan agar Martinus dan Liberthina dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan saling menguatkan, menjaga kesetiaan, serta menempatkan Tuhan sebagai dasar dalam setiap keputusan keluarga.

Pernikahan Martinus dan Liberthina diharapkan menjadi awal perjalanan panjang untuk membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih, dan bertumbuh dalam penyertaan Tuhan. (goe).

  • Bagikan