JNS:”Dengan Telekomunikasi Kita Bisa Berkomunikasi Secara Virtual”

0 56

LABUAN BAJO, FLOBAMORA-SPOT.COM – Menteri Kominfo RI Johnny Gerard Plate (JGP) bersama Wakil Gubernur (Wagub) NTT Josef Nae Soi (JNS) mengadakan rapat koordinasi tentang “Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi di Labuan Bajo, Jumat (25/9).

Wagub JNS mengatakan perkembangan tekhnologi komunikasi telah membawa perubahan besar dalam hidup manusia.

“Perkembangan telekomunikasi telah merubah peradaban kita. Yang tadinya, kita berkomunikasi dari rumah ke rumah, fisik per fisik. Tapi dengan bantuan alat komunikasi, merubah semuanya. Kita bisa berkomunikasi secara virtual, apalagi dalam kondisi Covid-19,” jelas JNS.

Wagub mengatakan, Saat ini Jaringan internet sangat penting untuk pendidkan sehingga pemerintah dan masyarakat Labuan Bajo mengungkapkan sangat berterimakasih kepada Presiden secara khusus Menteri Kominfo yang sudah menghadirkan super Wi-Fi di Labuan Bajo.

Menkominfo Johnny Gerard Plate menjelaskan, Covid-19 merupakan momentum dan peluang untuk akselerasi dan transformasi digital nasional.

“covid-19 mendorong dan memanfaatkan penggunaan infrastruktur telekomunikasi dan informatika sebagai pondasi dasar kehidupan kini dan masa depan. Covid-19 juga memberikan challenge atau kesempatan yang luar biasa bagi kementerian kominfo untuk memastikan tersedianya infrastruktur dasar telekomunikasi dan informatika secara memadai baik diukur dari sisi rasio internetifikasi maupun disparitas internet antar wilayah,” ungkap JGP.

Menurut dia, Untuk saat ini Terdapat 645 desa/ kelurahan di NTT yang blank spot atau belum ada sinyal 4G. Terdiri dari dua kategori yaitu 542 desa/kelurahan yang menjadi tugas Badan Aksesibilitas Tekhnologi dan Informasi (BAKTI) Kominfo. Dan sisanya 103 desa yang nanti menjadi wilayah kerja mitra kominfo yaitu operator seluler termasuk Telkomsel.

“Tahun 2020 ini, kita akan bangun 121 titik BTS di seluruh NTT”, katanya.

Menurut politisi Nasdem ini, “Khusus Manggarai barat ada 24 BTS yang sudah dibangun oleh operator seluler. Juga ada pilot project Super WiFi dengan jangkauan radius 500 meter. Ini pertama kali di ujicobakan di Indonesia. Bukan satu saja tetapi 20 titik yang sudah aktif dan sudah menghasilkan signal paling kurang 4MB/detik dan bisa sampai 30 MB/detik. Tiga super WiFi akan selesai akhir Oktober sehingga totalnya menjadi 23 Super WiFi,” jelas Johni.

“Jangan isi ruang digital dengan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti hoax, hate speech dan disinformasi,” pungkasnya.