Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Desa Oelnasi, Sudah Mulai Cairkan Dana Desa Tahap II

Sekretaris desa Oelnasi Noh Imanuel Toy, S.Pd saat usai memberikan ketrangan kepada Media Senin (7/8/23).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Ketika yang lain masih berkutat dengan Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa, Alokasi Dana dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah, Tahap I, desa Oelnasi justru sudah mencairkan dana tahap II.

 

Ini artinya Kepala Desa Oelnasi dan seluruh perangkat benar-benar menjalankan tugasnya (menyampaikan LPJ-red) setelah menerima transfer dan menggunakan dana.

 

“Tahap I total dana transfer Rp. 1. 400 274.800, sudah realisasi dan digunakan. Tahap II yang sudah cair 40 persen dari dana transfer senilai Rp. 925 474. Berarti Rp. 277 Juta. Kita sudah tarik Rp. 63 juta untuk biaya pembangunan posyandu dan drainase. Untuk drainase kita sudah bayar bahan 15 juta. Nanti setelah pekerjaan selesai kita bayar upah Pekerja”, jelas Kepala Desa Oelnasi melalui Sekretaris Desa Noh Imanuel Toy, S.Pd didampingi Kepala Urusan Keuangan Jamida Sari Ataupah di Kantor Desa Oelnasi Senin (7/8/23).

 

Menurut Noh, seluruh pekerjaan fisik di wilayah itu tidak diserahkan ke pihak ketiga.

 

“Seluruh pekerjaan fisik kita serahkan ke masyarakat (swakelola). Ini sudah berlangsung sejak 2018. Kecuali sewa alat. Misalnya Pembangunan di dusun 1 masyarakat dusun I yang kerja”, tambah Kaur Keuangan Sari Ataupah.

 

Ia mengatakan, besaran anggaran sudah disampaikan kepada masyarakat melalui musyawarah.

 

“Total anggaran untuk setiap item, masyarakat tau. Tidak bisa dibohongi”, kata Sari.

 

Menurut dia, selagi material pembangunan tersedia, desa tidak pernah melakukan kontrak dengan pihak luar.

 

“Tergantung desa. Kalo material tidak ada. Kita buat kontrak dengan penyedia bahan”, pungkasnya.

 

Sebelumnya pada Rapat Koordinasi dan evaluasi bersama Camat, Desa dan BPD di GOR Komitmen Bupati Kupang Korinus Masneno menyampaikan bahwa pengajuan dana desa dan dana lainnya untuk tahap II baru dilakukan 70 desa. Sementara 90 desa lainnya belum. Bahkan ada 2 desa yang belum menyampaikan LPJ yakni desa Kuaklalo dan desa Nunkurus.

 

Masneno berharap, desa-desa yang belum mengajukan pencairan dana segera dilakukan untuk membiayai program yang telah ditetapkan. (Into).

  • Bagikan