Wagub NTT : Terima Kasih, Romo Telah Mengabdikan Diri Kepada Umat”

  • Bagikan
Wagub NTT Josep Nae Soi saat menyampaikan sambutan pada Perayaan pesta perak Imamat Romo Edy di Ngada Rabu (20/10/21)

NGADA, FLOBAMORA-SPOT.COM – Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menghadiri Perayaan Pesta Perak (25 tahun) Imamat Romo Frederikus B. Wea Dopo, Pr. Misa syukur berlangsung di Gereja MBC Bajawa, Ngada.

 

“Atas nama Pemerintah dan Rakyat Nusa Tenggara Timur, kami memberikan apresiasi kepada Romo Edi. Romo telah mengabdikan diri untuk pelayanan kepada umat dalam kurun waktu 25 tahun,” kata Wagub JNS dalam sambutannya pada pesta syukur Romo Edy, Rabu (20/10).

 

Menurut Wagub JNS, perjalanan sebagai imam dalam kurun waktu tersebut bukanlah sebuah perjalanan pengabdian yang datar dan biasa.

 

“Yang kita rayakan pada hari ini bukan peraknya, tapi refleksi kritis menuju pesta perak. Suka dan duka, gembira dan putus asa mungkin terjadi dalam kurun waktu 25 tahun pelayanan. Namun romo Edi tetap tegar bagaikan seorang perwira yang pergi ke medan perang. Dalam semangat kuat dalam iman, tegak dalam pencobaan, Romo Edi dapat melewati semuanya itu sampai sekarang,” kata Wagub Nae Soi.

 

Mengutip, motto “Benar Tuhan, Engkau Tahu Bahwa aku Mengasihi Engkau”, Wagub JNS menegaskan kasih terhadap Tuhan harus diwujudkan.

 

“Mengasihi Tuhan harus ditunjukan dalam karya nyata agar tidak menjadi abstrak. Pada saat kita mengasihi Tuhan, saat itu pula kita harus mencintai sesama dalam pengabdian dan pelayanan. Sang Guru ilahi kita, Yesus katakan, pada saat Saya lapar, kamu beri Aku makan. Saat Saya haus, kamu beri Aku minuman dan saat Aku seorang asing, kamu berikan Aku tumpangan. Romo Edi pasti telah menjalankan sabda Yesus ini dalam pelayanan imamatnya,” pungkas Wagub JNS.

 

Saat ini Romo Edi Dopo berkarya sebagai Pastor Paroki Ropa di Desa Uludala, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende.

 

Perayaan syukur 25 tahun imamat tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Ngada, Unsur Forkopinda Kabupaten Ngada, para imam, suster, biarawan/ti serta umat.

Penulis: Biro AP NTT/ELLENAEditor: Sintus
  • Bagikan