Bupati Kupang resmikan Gedung Gereja Katolik Co St. Leonardus

  • Bagikan
Bupati Kupang Korinus Masneno menggunting pita tanda gereja Santo Leonardus Resmi digunakan disaksikan Uskup Agung Kupang Mgr petrus Turang, Pr Jumat (25/6/21)

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Bupati Kupang Korinus Masneno menghadiri misa pentahbisan dan peresmian Gereja Katolik Co. Santo Leonardus Manusak Paroki Sta. Maria Fatima Taklale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Jumad (25/6/21).

 

Sebelum misa pemberkatan gedung gereja baru, oleh Yang Mulia Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, acara pengguntingan pita sebagai tanda gedung gereja siap digunakan,  dilakukan oleh Bupati Kupang Korinus Masneno disusul dengan penandatanganan prasasti oleh Uskup Agung Kupang dan Gubernur NTT yang diwakili oleh Asisten I Sekda Prov. NTT, Benyamin Lola.

 

Seusai misa, Uskup Agung Kupang mengucapkan terima kasih kepada panitia pembangunan gereja dan seluruh umat, para dermawan yang ikut ambil bagian dalam pembangunan gereja baru ini. Yang Mulia Uskup Agung Kupang berharap, rumah Tuhan yang ditahbiskan ini, menjadi rumah keselamatan dan rahmat, tempat umat Kristiani berhimpun dalam kesatuan membangun umatnya dalam cinta dan kasih.

 

Sebagai informasi, berdasarkan data yang diperoleh Bagian Prokopim Setda Kab. Kupang dari pihak gereja, pembangunan gedung gereja ini menghabiskan dana sebesar Rp. 2.124.865.000 dengan sumber dana berasal dari :

– swadaya umat : Rp. 924.865.000

– para donator dan pihak lain : Rp. 1.200.000.000.

Dengan jumlah umat 2.832 jiwa dari 596 KK.  Umat gereja ini berharap, Yang Mulia Uskup Agung Kupang bisa menaikkan status gereja St. Leonardus menjadi Kuasi atau Paroki.

 

Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sambutannya mengatakan, 1 tahun 4 bulan yang lalu, dirinya bersama bapak Uskup melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja ini. Pembangunan yang tidak membutuhkan waktu pengerjaan yang lama.

 

“Atasnama Pemerintah Kabupaten Kupang, saya sampaikan terima kasih kepada bapak Uskup, para Pastor serta seluruh panitia yang telah memberikan ruang kepada pemerintah untuk dapat bersukacita bersama umat pada peresmian gereja ini”, ucap Korinus.

Dia mengakui, peran gereja Katolik selama ini telah memberikan dampak positif terhadap berbagai bidang pembangunan di negeri ini. Di bidang lingkungan hidup misalnya, gereja Katolik dalam keprihatinannya terhadap situasi kerusakan lingkungan hidup, mengeluarkan nota pastoral dengan tema: “keterlibatan gereja dalam melestarikan keutuhan ciptaan”.

 

“Hasilnya, gereja Katolik dengan edukasi, advokasi dan negosiasi mampu menyadarkan umat akan pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan ciptaan Tuhan, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam komitmen pelestarian lingkungan hidup. Serta masih banyak bukti konkret lain akan peran gereja dalam pembangunan daerah menjadi maju dan sejahtera. Gereja dan Pemerintah menurut Bupati Kupang ini, menjalankan perannya masing-masing demi satu tujuan yaitu memanusiakan manusianya menuju hidup lebih baik serta membangun diri lebih bijak menuju perubahan”, tambahnya lagi.

 

Pada akhir acara, Bupati Kupang Korinus Masneno dan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe memeriahkan acara ini dengan menari selendang, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Jajaran pemerintahan yang hadir diantaranya Asisten I Sekda Prov. NTT, Benyamin Lola, Asisten I Sekda Kab. Kupang, Kris Patmawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kupang, Paternus Vinsi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Martha Para Ede, Kepala RSKK, Beni Selan serta SatPol. PP, Camat dan Kades. (rilis/ Mercy)

  • Bagikan