Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Hadiri Ibadah Pemandirian GMIT Sion Manuat dan Serah terima Pelayanan, Yos Lede: “Rawat Persekutuan”

Bupati Kupang Yos Lede foto bersama dua Pendeta yang baru saja melakukan serah terima pelayanan dan jajaran majelis, di Jemaat Manuat Baumata Timur Minggu (27/9/26).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang Yosef Lede menghadiri ibadah pemandirian Jemaat Sion Manuat Baumata Timur, dari Jemaat Syalom Oehani Minggu (27/9/26).
Dalam ibadat tersebut ada serah terima pelayanan dari Pdt. Adipapa Yanto Haning, S.Th., M.M., kepada Pdt. Yohanes Apeles Lake, S.Th..
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan persekutuan sebagai kekuatan utama dalam membangun dan mengembangkan kehidupan jemaat.

“Rawat persekutuan, itu kata kunci. Kalau persekutuan dirawat, maka jemaat akan terus bertumbuh, terutama bertumbuh dalam iman kepada Kristus. Bertumbuh bukan hanya dalam jumlah, tetapi juga dalam ketaatan kepada Kristus,” ujar Bupati.

Menurutnya, pemandirian jemaat bukan sekadar perubahan status kelembagaan, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat kehidupan iman, kebersamaan, dan pelayanan kepada sesama.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Adipapa Yanto Haning bersama keluarga yang selama ini telah meletakkan dasar pelayanan dan membangun kehidupan jemaat dengan baik.

“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pendeta Adi dan keluarga yang telah memberikan pelayanan dan membangun jemaat ini. Jemaat adalah bagian dari masyarakat, sehingga pembangunan iman harus berjalan seiring dengan pembangunan kehidupan masyarakat,” katanya.

Bupati menegaskan, pemerintah akan terus menjadi mitra gereja dalam mendukung pelayanan dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun GMIT Sion Manuat, termasuk dalam mendukung kebutuhan pembangunan fisik gereja.

“Kita semua adalah pelayan yang dipakai Tuhan untuk melakukan yang terbaik. Apa yang dapat kita kerjakan, akan kita kerjakan dengan baik, karena di pundak kita ada titipan beban masyarakat dan jemaat,” tegasnya.

Kepada Pdt. Yohanes Apeles Lake, sebagai pelayan yang baru, Bupati menyampaikan selamat datang dan mengajak seluruh jemaat untuk memberikan dukungan sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik.

“Pemerintah dan gereja harus terus berjalan bersama. Mari kita saling mendukung dan menjaga persekutuan ini agar terus bertumbuh dan memberikan dampak yang baik bagi jemaat dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pdt. Adipapa Yanto Haning, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan pelayanan yang telah dilalui bersama jemaat Sion Manuat.

Ia menceritakan bahwa ketika pertama kali datang pada 31 Maret 2019, kondisi di lokasi tersebut masih sangat sederhana. Namun, melalui kerja bersama jemaat, pemerintah, dan berbagai pihak, pembangunan terus dilakukan hingga akhirnya GMIT Sion Manuat mencapai status jemaat mandiri.

Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa karya pelayanan bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kebersamaan.

“Kita ini bekerja bukan sebagai superman, tetapi sebagai super team. Saya bersyukur dikelilingi oleh banyak orang hebat yang Tuhan pakai untuk mendukung sehingga pemandirian Jemaat Sion ini dapat berlangsung dengan baik,” katanya.
Pdt. Adipapa juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaat atas segala kekurangan selama menjalankan pelayanan.

Ia berharap hubungan persekutuan dan persaudaraan yang telah dibangun tetap terpelihara meskipun dirinya tidak lagi melayani sebagai Ketua Majelis Jemaat di Sion Manuat.

Pelayan yang menerima tanggung jawab selanjutnya, Pdt. Yohanes Apeles Lake, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan penerimaan seluruh jemaat.

Ia mengakui, dirinya berasal dari lingkungan pelayanan di wilayah perkampungan dan kini mendapat tanggung jawab untuk melayani di wilayah yang berada di kawasan pinggiran kota. Namun, hal tersebut dipandang sebagai bagian dari panggilan pelayanan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya percaya Jemaat Sion Manuat adalah orang-orang yang kuat. Karena itu, mari kita berjalan bersama, saling menuntun dan saling mendukung dalam pelayanan. Mari kita maju terus dan melakukan semuanya untuk Tuhan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Adipapa Yanto Haning bersama keluarga, Ketua Majelis Klasis Kupang Tengah, dan para pelayan. Serta seluruh jemaat yang telah mendukung keberlanjutan pelayanan di GMIT Sion Manuat.

Turut hadir dalam ibadah tersebut Wakil Ketua Sinode GMIT Saneb Blegur, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Marthen Timate. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Oktaviana Manulangga, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang Tonci Teuf. Kepala Bagian Protokol Benidiktus Selan, Ketua Majelis Klasis Kupang Tengah Alfred Waangsir. Juga Camat Taebenu Rollanda Pellondou, para kepala desa, para pelayan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (Dk).

  • Bagikan