Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Semarakkan Bulan Kitab Suci, Lingkungan Arnol Dupont Gelar Lomba

LEMBATA, FLOBAMORA-SPOT — Semangat memperdalam iman melalui Kitab Suci mewarnai kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 di Lingkungan Arnold Dupont, Paroki Kristus Raja Wangatoa Kabupaten Lembata NTT.
Kegiatan yang berlangsung Jumat-Sabtu (18-19/9/2026) itu diikuti anak-anak dan remaja dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Rangkaian kegiatan diisi dengan Lomba Baca Kitab Suci dan Lomba Nyanyian Mazmur.
Pada hari pertama, sebanyak 36 peserta mengikuti Lomba Baca Kitab Suci. Mereka dinilai berdasarkan kemampuan membaca, intonasi, penghayatan, dan penyampaian pesan Kitab Suci.

Lomba Nyanyian Mazmur digelar pada Sabtu (19/9/2026) dan diikuti 17 peserta. Lantunan mazmur membuat suasana kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh sukacita.

Untuk Lomba Baca Kitab Suci, dewan juri terdiri atas Sr. Stefani, DST, Sr. Mar, DST, dan Longginus Tokan. Sementara Lomba Nyanyian Mazmur dinilai Alan Lelanwayan, Rosa Leumara, dan Veny.

Pendamping peserta sekaligus Ketua KBG 5, Marlin Hurek, mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan kesungguhan anak-anak dalam mempersiapkan diri sekaligus mempererat kebersamaan umat.

“Saya menyaksikan sendiri bagaimana setiap peserta mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Melalui kegiatan ini, kebersamaan dan rasa kekeluargaan di Lingkungan Arnold Dupont terasa semakin erat. Kita diingatkan kembali akan pentingnya menjadikan Kitab Suci sebagai kompas kehidupan,” kata Marlin.

Ketua panitia, Boni Takene, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari juara.

Menurut dia, lomba menjadi ruang bagi anak-anak untuk semakin mencintai Sabda Tuhan.
“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan momen berharga bagi umat, khususnya anak-anak, untuk semakin mencintai Sabda Tuhan dan memuliakan nama-Nya melalui lantunan Mazmur yang indah,” ujar Ketua Seksi KKS Lingkungan Arnold Dupont.

Ketua Lingkungan Arnold Dupont, Martin Lamak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja lingkungan untuk mendekatkan anak-anak dengan Kitab Suci.

“Semarak lomba ini adalah program kerja lingkungan untuk mendekatkan anak-anak sebagai gereja dengan Kitab Suci sebagai Kabar Gembira dari Tuhan. Sekaligus menjadi ajang ekspresi dan melatih mental anak-anak,” kata Martin.

Penasihat Lingkungan Arnold Dupont, Yos Raya, yang membuka sekaligus menutup kegiatan, mengapresiasi keterlibatan anak-anak, orang tua, dan umat dalam kegiatan tersebut.

Ia mengajak umat tidak menjadikan BKSN sebatas kegiatan tahunan, tetapi sebagai kesempatan untuk menjadikan Kitab Suci bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Dengan membaca Kitab Suci dan menyanyikan mazmur, kita semakin mengenal dan mencintai Sabda Tuhan. Kita harus menjadikannya bagian dalam hidup kita setiap hari,” ujar Yos.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman para juara dan penyerahan hadiah. Seluruh peserta, baik yang meraih juara maupun tidak, mendapat sertifikat partisipasi dan buku bacaan.

Panitia berharap kegiatan BKSN 2026 dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak dan remaja terhadap Kitab Suci serta mendorong mereka untuk terus membaca, memahami, dan menghayati Sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. (goe).

  • Bagikan