Berkunjung ke Fatuleu Barat, Wabup Kupang Berharap, Puskesmas Poto Jadi Sarana Rawat Inap

0 224

OELMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Wakil Bupati Kupang, S.H, M.Th, Jumat (12/6/20) menyapa rakyatnya di Kecamatan Fatuleu Barat. Salah satu agenda yang menjadi perhatian Wakil Bupati adalah menyinggahi Puskesmas Poto yang berada di desa Poto.

“Puskesmas Poto meski bangunannya lama, namun cukup bersih dan representatif. Ke depan saya berharapp bisa jadi Puskesmas rawat nginap karena jauh dari kota”,ucap dia ketika bertemu para Medis di Puskeswmas itu.

Dalam kunjungannya Jerry sempat berdialog dengan menejemen dan mendapat banyak masukan dari Kepala Puskesmas Poto.

 

Progrm lain yang patut didorong Wabup Kupang yakni Pariwisata. “Pantai Fatuleu Barat yang indah dan masyarakatnya juga ramah menjadi modal bagi pengembangan Pariwisata di daerah ini’, kata dia.

Ketua Partai Golkar Kabupaten Kupang itu tidak hanya memuji ia juga berjanji akan hadirkan investor di Kecamatan itu. “Wisata pantai yang indah patut dikembangkan”,ujarnya.

 

Wakil Bupati mengapresiasi perhatian Gubernur NTT, terkait program yang digulirkan di Kabupaten Kupang yaitu Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di atas lahan 2.600 ha yang diberikan untuk 4 kecamatan yakni Kupang Tengah, Kupang Timur, Sulamu dan Fatuleu Barat.

 

“Khusus Kecamatan Fatuleu Barat sekita 100 hektar”, katanya.

 

“Empat Kecamatan tersebut mendapat perhatian karena memiliki lahan potensi yang luar biasa seperti sumber air dalam tanah yang cukup serta lahannya cukup luas. Untuk itu bantuan seperti traktor, bibit, pupuk, pengadaan sumur bor dan mesin pompa sangat dibutuhkan”, jelasnya.

Menurut Jerry, peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) perlu ditingkatkan. “Yohanes Hajo, lakukan yang terbaik”, imbuhnya.

 

Terkait proyek yang sedang berjalan di kecamatan ini khususnya infrastuktur jalan di Desa Poto dan Tuakau, Jerry mengatakan, ini merupakan anugerah Tuhan lewat Bapak Gubernur.

“ Kepada Kontraktor saya minta bekerjalah dengan hati. Dana 41 miliar untuk jalan, sekiranya tidak hanya dinikmati oleh kontraktor saja melainkan perhatikan juga masyarakat di desa ini”,katanya.  (Humas/Sintus)