Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Partisipasi Masyarakat, Wabup Kupang Hadiri Simulasi Siaga Bencana

Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki merangkul anak -anak di lokasi simulasi kampung siaga bencana.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Untuk membangun kesadaran masyarakat menghadapi bencana pemerintah melakukan kegiatan Simulasi Kampung Siaga Bencana, di Desa Benu, Kecamatan Takari, Rabu (23/5/26).

Kegiatan positif itu digelar atas Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang dan Forum Penanggulangan Bencana Daerah (FPRB) Kabupaten Kupang serta LSM CIS Timor.

Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki dalam sambutannya mengatakan, kegiatan kolaborasi pihak – pihak berkepentingan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di daerah – daerah potensial bencana. Daerah – daerah itu seperti daerah Takari yang punya potensi bencana banjir.

Dia melanjutkan, masyarakat harus menjadi subjek utama kegiatan tersebut, sehingga mereka memahami dengan pasti apa yang harus mereka lakukan bila bencana datang.

“Kalau bencana yang sudah biasa terjadi seperti banjir di Takari ini mungkin masyarakat sudah tau apa yang harus mereka lakukan saat bencana. Tapi kegiatan seperti ini patut kita laksanakan agar semuanya bisa terorganisir dengan baik bila bencana terjadi”, ujar Aurum Titu Eki.

Aurum melanjutkan, kegiatan seperti ini sangat membatu sehingga harus dicontohi untuk dilakukan di seluruh daerah di Kabupaten Kupang di berbagai tingkatan, dari desa hingga kabupaten.

Dia menegaskan, hal utama yang harus dicontohi dan dilaksanakan adalah pemetaan daerah – daerah bencana. Serta jalur – jalur evakuasi masyarakat terdampak bencana sampai daerah aman untuk titik kumpul.

“Tadi saat simulasi saya juga lihat sudah ada dia punya papan – papan tentang peta ancaman dan ada peta resiko. Ini harus ada di seluruh daerah di Kabupaten Kupang. Saya kebetulan orang perancanangan, sehingga pemetaan segala hal tentang bencana seperti ini harus kita lakukan di Kabupaten Kupang. Setiap daerah memiliki potensi bencana berbeda – beda. Sehingga persiapan kemungkinan terjadi bencana harus dimatangkan dengan melibatkan semua pihak demi kebaikan kita sendiri. Saya ingatkan masyarakat, kita harus siap siaga menghadapi bencana. Bila bencana terjadi situasi pasti berbeda tidak seperti saat simulasi tadi, jadi kita harus benar – benar siap menghadapi setiap kemungkinan bencana yang terjadi” jelas Aurum Titu Eki.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kalak BPBD Kabupaten Kupang, Novrianto Amtiran, Camat Takari, Chritiyanto Djaranyoera. Program Manager at Australia Embassy, Yiyik Putri, Ketua FPRD Kabupaten Kupang, Ellfrid Saneh. Direktur CIS Timor, Haris Oematan, Kepala Desa Benu, unsur TNI/Pori, dan seluruh elemen masyarakat Desa Benu. (Tery).

  • Bagikan