KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Gading Taruna Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Komunitas Sahabat Muda Berbagi (SAMBA) menyalurkan bantuan alat tulis sekolah kepada sejumlah anak di Kelurahan Bello, Kota Kupang, Sabtu (6/6/2026).
Bantuan yang diberikan berupa buku tulis, pensil, pulpen, serta perlengkapan belajar lainnya.
Kegiatan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus mendorong semangat belajar mereka. Kegiatan yang sama, sebelumnya dilakukan di Sokon Kelurahan Fatukoa.
Pengurus SAMBA, Doni Fidelis Salmon, mengatakan komunitas yang dipimpinnya merupakan wadah anak-anak muda Kota Kupang yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial, khususnya pendidikan anak-anak dari keluarga kurang beruntung, anak yatim piatu, dan kelompok rentan lainnya.
“Gerakan sosial ini telah kami jalankan sejak November 2024. Kami memilih bermitra dengan TBM Gading Taruna karena lembaga ini memiliki perhatian besar terhadap pengembangan literasi dan pendidikan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Menurut Doni, kolaborasi antara komunitas kepemudaan dan lembaga literasi masyarakat menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat kegiatan sosial sehingga dapat menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan bantuan.
Sementara itu, Pengelola TBM Gading Taruna NTT, Goris Takene menegaskan, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa sehingga anak-anak perlu mendapatkan dukungan yang memadai dalam proses belajar.
“Setiap anak berhak memperoleh kesempatan belajar yang baik. Meski bantuan yang diberikan tidak seberapa, kami berharap perlengkapan sekolah ini dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan anak-anak serta menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” kata Goris.
Salah seorang orang tua penerima bantuan Mama Novita menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada TBM Gading Taruna dan Komunitas SAMBA atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak di Kelurahan Bello.
Hal sama dikatakan Mama Junaidi, menurutnya, bantuan alat tulis tersebut sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak.
Kegiatan pembagian alat tulis ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara komunitas literasi dan komunitas sosial di Kota Kupang untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




