KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Pengumuman kelulusan siswa kelas VI SD GMIT Kuanino 3, Kota Kupang, berlangsung haru dan penuh suasana kekeluargaan, Selasa (2/6/2026).
Prosesi kelulusan ditandai dengan pelepasan atribut sekolah berupa topi dan dasi secara simbolis oleh Kepala Sekolah, Afliana Tinenti, kepada salah seorang siswi sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan dasar.
Momen yang berlangsung khidmat di salah satu ruang kelas sekolah itu menjadi puncak acara pengumuman kelulusan sekaligus perpisahan bagi 13 siswa yang dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
Lantunan lagu Hymne Guru yang mengiringi prosesi tersebut menambah suasana haru di antara siswa, guru, dan orang tua.
Kepala SD GMIT Kuanino 3, Afliana Tinenti, mengatakan pelepasan atribut sekolah memiliki makna simbolis bahwa para siswa telah menuntaskan perjalanan pendidikan dasar dan siap memasuki babak baru dalam dunia pendidikan.
“Pelepasan topi dan dasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol bahwa anak-anak telah menyelesaikan pendidikan di sekolah dasar dan siap melangkah ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Afliana menjelaskan, seluruh siswa kelas VI tahun ajaran 2025/2026 berhasil menyelesaikan proses pendidikan dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, guru, dan dukungan orang tua selama enam tahun terakhir.
Mewakili teman-temannya, salah seorang siswa, Cristin Hanas, menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah membimbing mereka sejak kelas I hingga kelas VI.
“Kami berterima kasih kepada semua guru yang telah mendidik dan mendampingi kami. Perpisahan ini menjadi awal bagi kami untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
Koordinator Pengawas Sekolah, Johni Eduard Rihi, mengapresiasi keberhasilan SD GMIT Kuanino 3 yang mampu mempertahankan kualitas pembelajaran hingga seluruh siswa lulus.
Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah seorang siswa berhasil meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Matematika, sebuah prestasi yang menunjukkan kualitas pembelajaran sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto kenangan antara siswa, guru, serta orang tua sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan dasar dan awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




