Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

149 Siswa SD di Kota Kupang Terima PIP Tahap I, Serena: ” Orangtua, Tidak Gunakan di Luar Kebutuhan”

PLT Kepala Sekolah SDN Maulafa Anastasia Niron bersama perwakilan siswa penerima PIP.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menyalurkan Dana melalui Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 tahap pertama untuk jenjang sekolah dasar.

Penyerahan daftar nama penerima dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, dalam sebuah acara di salah satu hotel di Kupang, Rabu (10/12/2025).

Dalam sambutannya, Serena mengingatkan para orang tua agar memastikan bantuan PIP benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan siswa.

“Kami mengingatkan para orang tua untuk tidak menggunakan dana ini di luar kebutuhan pendidikan. Bantuan PIP diberikan pemerintah untuk menunjang masa depan anak-anak,” ujar Serena.

PIP untuk siswa SD tahun ini Rp450.000 per siswa, yang dapat digunakan untuk membeli seragam, perlengkapan belajar, sepatu, buku tulis, biaya transportasi, hingga kebutuhan pendukung lainnya. Semua dana telah ditransfer ke rekening masing-masing siswa.

149 Siswa dari Lima Sekolah Terima PIP Tahap I. 

Tahap pertama penyaluran PIP 2025 mencakup 149 siswa SD dari lima sekolah di Kota Kupang, yakni:
SDN Maulafa — 32 siswa
SDI Kelapa Lima 1 — 25 siswa
SD GMIT Kolhua — 30 siswa
SDK Santo Yosep 2 — 35 siswa
SD Islam Almutakin — 27 siswa

Dinas Pendidikan: Pengawasan Menjadi Tanggung Jawab Bersama. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP, M.Si menegaskan pentingnya pengawasan pemanfaatan dana PIP.

“Kami berharap dana PIP tidak disalahgunakan. Orang tua harus memastikan setiap rupiah benar-benar dipakai untuk pendidikan anak, bukan kebutuhan lain,” ujar Ernest.

Ia menekankan bahwa PIP 2025 dirancang untuk memastikan setiap anak usia sekolah tetap mendapat hak pendidikan tanpa terkendala ekonomi.

Dukungan DPRD Kota Kupang. 

Anggota DPRD Kota Kupang, Dance Bistolen, S.Pd, dari komisi yang membidangi pendidikan, menyambut baik penyaluran PIP tahap pertama. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kota Kupang.

“Kami di DPRD memberikan apresiasi karena PIP benar-benar menyentuh kelompok yang membutuhkan. Banyak orang tua yang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak di tengah kondisi ekonomi saat ini,” kata Dance.

Ia juga meminta agar proses verifikasi data terus diperkuat agar penerima PIP selanjutnya semakin tepat sasaran.

“Dinas Pendidikan dan sekolah harus memastikan pendataan benar-benar akurat. PIP harus diberikan kepada anak yang memang memenuhi kriteria, sehingga bantuan ini tidak tumpang tindih dan tidak ada yang terlewat,” ujarnya.

Dance menambahkan bahwa DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan untuk memastikan implementasi PIP berjalan baik di lapangan.

Apresiasi dari SDN Maulafa. 
SDN Maulafa menjadi salah satu sekolah penerima terbesar dengan 32 siswa. Plt Kepala Sekolah, Anastasia Niron, menyampaikan rasa terima kasih.
“Anak-anak kami yang berasal dari keluarga kurang mampu sangat terbantu dengan PIP ini. Bantuan ini meringankan kebutuhan sekolah mereka,” ujar Anastasia.

Ia menegaskan, sekolah siap mendampingi orang tua agar dana yang diterima benar-benar digunakan secara bijak.

Dengan selesainya penyaluran tahap pertama, Pemerintah Kota Kupang berharap PIP dapat mendorong keberlanjutan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Pemerintah, sekolah, DPRD, dan orang tua diharapkan terus bekerja bersama memastikan bantuan ini memberi dampak nyata bagi masa depan anak-anak Kota Kupang. (goe).

  • Bagikan