OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Pemerintah Kabupaten Kupang memastikan tahun ini Sekolah Rakyat dimulai.
Kepala Dinas Sosial Paulus Liu mengatakan, Sekolah Rakyat sudah siap beroperasi.
“Tahun ajaran 2025/2026 Sekolah rakyat sudah mulai dengan 4 rombongan belajar (rombel). Masing-masing 25 orang untuk jenjang SMP menggunakan fasilitas Sentra Effata Naibonat. Tahun ini SMP saja. Nanti tahun depan mulai dari SD, SMP, SMA”, ujar Paulus Liu di ruang kerjanya Selasa (5) 8/25).
Terkait gedung baru bagi para siswa Sekolah Rakyat ia mengatakan, pihaknya, berencana, bangun gedung khusus Sekolah rakyat di samping Gelanggang Olah Raga (GOR) Komitmen di desa Oelnasi.
“Hari Jumat ada dialog dengan pihak PUPR di sentra Efata. Nanti tahun depan akan dipindahkan ke GOR Komitmen gedung yang kita bangun lengkap dengan segala fasilitas. sebelum tahun ajaran baru 2026 semua sudah ready. Sehingga, anak-anak di sini dipindahkan ke sana”, terang Liu.
“Sekolah rakyat itu sekolah berasrama. Jadi anak-anak itu laki-laki perempuan, semua di asrama. Makan minum pakaian dan semua ditanggung negara. Sekolah yang akan dibangun lengkap dengan mes guru, laboratorium, sarana olahraga dan, berbagai, sarana lain”, tambah dia.
Menurut dia, para siswa berasal dari keluarga miskin, berdasarkan seleksi dari masyarakat Kabupaten Kupang.
“Sekolah rakyat itu sasarannya keluarga miskin, sangat miskin. Kemudian kita lihat kondisi profil sosial ekonomi keluarganya, kondisi rumah seperti apa. Mata pencaharian orangtuanya, mereka punya aset kah tidak. Intinya kita, lihat profil sosial ekonominya”, kata dia.
Guru direkrut dari PNS maupun P3K.
Mengenai tenaga pendidik ia mengatakan, guru direkrut dari guru PNS maupun P3K.
“Kepala sekolah ibu Kalle dari SMK 2. Guru direkrut secara umum. Ke depan akan dibiayai oleh Sekolah rakyat ini”, terang dia.
Sekolah Rakyat terapkan Kurikulum nasional.
Mengenai kurikulum Paul menerangkan Sekolah Rakyat akan menggunakan kurikulum Nasional dan pengembangan potensi lokal.
“Jadi pagi mereka Sekolah, sore mereka dilatih berbagai ketrampilan ya. Life skillnya. Karena diharapkan anak-anak ketika sudah lulus ada skill yang mereka andalkan”, jelas dia.
” Jadi mereka tamat bawa skill yang baik untuk kehidupan, mereka”, pungkas dia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




