Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketika Bupati Kupang, Minta Berkat Dari Uskup Rony

Uskup Agung Kupang Mgr. Rony Pakaenoni mendoakan dan memberikan berkat Apostolik kepada Bupati Yosef Lede dan Wabup Aurum Titu Eki pada acara pisah sambut Senin (3/3/25) malam.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Uskup Agung Kupang Mgr. Hieronimus Pakaenoni, Pr tampil ke atas panggung pada acara pisah sambut Bupati -Wakil Bupati Kupang di Rumah Jabatan Bupati lama di jalan R. A. Kartini Senin (3/3/25).

Mgr. Roni dipersilahkan memberikan restu kepada Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titi Eki sebelum melaksanakan tugas.

Setelah mendoakan kedua figur yang berdiri di hadapannya Uskup mengulurkan tangan dan memberikan berkat apostolik sebagai Uskup Agung “dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. AMIN”.

“Saya diminta oleh bapa Yos untuk memberikan berkat sebelum mereka bertugas”, ujar Mgr. Rony.
Sebagai wartawan yang saat itu hadir dalam acara itu merasa tak biasa dengan pemandangan itu.

” Ini baru pertama saya saksikan sepanjang hidup saya”, saya membatin.

Tetapi kemudian saya segera sadar, saling mendoakan adalah hal yang biasa, apalagi Uskup Agung Kupang membawahi ribuan umat Katolik di daerah Kabupaten Kupang yang menjadi wilayah kerja Yosef Lede dan Aurum Titu Eki.
Saling menguatkan menjadi hal yang lumrah, agar dengan restu dan berkat Rahmat Allah Yang Maha Tinggi, Bupati dan Wakil Bupati dapat menjalankan tugas dengan baik.
Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan, hari hari ini adalah hari penuh kegelisahan.

“Jangan cemas, bekerja saja. Jangan takut mutasi”, ujar Yosef Lede disambut gemuruh suara hadirin.
Bupati Kupang Yosef Lede, didampingi Wakil Bupati Kupang menyampaikan terima kasih kepada Tuhan dan seluruh masyarakat yang telah menghantarkan mereka menjadi pemimpin baru di kabupaten Kupang 5 tahun kedepan.
“Terima kasih Tuhan karena kebaikan Tuhan, kami sampai di titik ini. Luar biasa perjalanan ini. Kalo kemarin sonde jadi, mati. Saya sudah jadi anggota DPRD provinsi. Dengan resiko luar biasa, saya memilih, mundur sebelum pelantikan. Terimakasih orangtua. Sudah 70-an. Tadi menyanyi saya menitikkan air mata. Terimakasih bapa Ayub. Bapa Korinus dan selanjutnya ada kami”, ujar Yos.

“Terima kasih pelayan Tuhan. Para Pendeta, Pastor, Pimpinan partai. Mau jadi bupati harus lewat parpol Pengusung”, ucap dia.
“Terima kasih tim relawan. Suatu saat saya tidak lakukan kampanye. Saya tipu mereka saya masuk rumah sakit. Mereka tidak tau. Itu karena, kami tidak punya, uang lagi. Saya tidak mau mereka patah semangat. Tapi tidak ada satu pun yang mundur. Mau, jadi Bupati belajar pada relawan Gemoy. Terimakasih untuk masyarakat kabupaten Kupang,
KPU, Bawaslu. Tidak ada, perkara di MK. Mereka beri yang terbaik”, kata dia.

Ia tidak lupa memohon maaf kepada, semua pihak yang berasa tersakiti. “Kami akan merangkul semua pihak”, ucap dia.

“Mohon dukungan bapa mama. kami tdak bisa bekerja sendiri. Pandanglah kami sebagai sahabat. Bersama, kita berjalan menuju kabupaten Kupang emas”, pungkas Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang itu.

Pj. Bupati Kupang Alexon Lumba mengatakan,
Ada waktu bertemu dan ada waktu untuk berpisah. “Ini hal yang biasa. Masyarakat telah memilih Pa Yos dan ibu Aurum pada pilkada serentak dan sudah dilantik maka tugas dan tanggungjawab saya sebagai Penjabat telah berakhir. Harus diserahterimakan agar roda pembangunan tetap berjalan”, ujar Alex.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama membangun kabupaten Kupang yang kita cintai”, terang dia.

“Selama 10 bulan, 10 hari saya memimpin Kabupaten Kupang. Saya hanya ingin membangun kabupaten Kupang sejajar dengan daerah lain maju dan sejahtera. Tidak ada lain.
Jika ada hal yang kurang berkenan saya mohon maaf. Kepada, pak Yos dan ibu Aurum saya sampaikan proficiat dan selamat bekerja, sesuai, visi misi bapa ibu. Tantangan kita sangat kompleks. Angka stunting masih tinggi, rendahnya pendapatan perkapita, membutuhkan kerjasama dari semua pihak di Kabupaten Kupang “, jelas dia.

“Hal baik yang sudah dilaksanakan perlu dijaga dan ditingkatkan. Salah satu yang perlu dipertahankan PAD yang lebih tinggi di seluruh Indonesia”, pungkas dia.
Plt. Sekda Kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw menyampaikan, batas waktu pengabdian sudah ditentukan.

“Ada banyak hal baik yang dilegasikasikan Pj. Bupati kepada kita selama kebersamaan kita 10 bulan 10 hari. Terima, kasih tak terhingga”, ujar Rahakbauw dalam sapaannya.

Kepada Bupati dan Wakil bupati yang baru ia menyampaikan ada harapan baru.

” Harapan itu ada pada bupati dan Wakil Bupati Kupang yang baru”, tambah dia.

“Kami menyambut bapa bupati dan ibu wakil bupati dengan spirit pembaharuan. Selamat berkarya. Kami siap dipimpin menuju kabupaten Kupang yang unggul. Terima kasih bapa Alex selamat datang bapa Yos dan ibu Aurum”, pungkas dia. (Sintus).

  • Bagikan