Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Vox Luminis Meriahkan Perayaan Pentakosta di Kapela Santo Agustinus Bello

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Perayaan Hari Raya Pentakosta di Kapela Santo Agustinus Bello berlangsung meriah dan penuh sukacita, Minggu (24/5/2026).

Ratusan umat yang menghadiri misa kedua larut dalam suasana misa yang khidmat ketika kelompok koor Vox Luminis atau “Suara Cahaya” membawakan lagu-lagu liturgi dengan harmonisasi yang memikat.

Lantunan nyanyian yang dipadukan dengan iringan musik liturgi menghadirkan suasana doa yang hidup.

Umat tampak mengikuti seluruh rangkaian misa dengan penuh antusias, mulai dari lagu pembukaan, mazmur tanggapan, hingga lagu penutup yang dibawakan secara meriah oleh kelompok koor tersebut.

Vox Luminis merupakan kelompok paduan suara yang digagas tiga sahabat, yakni Lukas Inta, Flavi Bo, dan Eres Mahodim yang akrab disapa Kiik Erens.

Ketiganya berinisiatif membentuk wadah pelayanan musik liturgi yang baru berusia satu bulan itu, sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus pewartaan iman melalui nyanyian gerejani.

Salah satu anggota sekaligus pelatih Vox Luminis, Eres Mahodim alias Kiik Erens, mengatakan keterlibatan mereka dalam perayaan Pentakosta merupakan bentuk pelayanan iman dan ungkapan syukur kepada Tuhan.

“Pentakosta menjadi momentum turunnya Roh Kudus yang memberi semangat baru bagi umat. Melalui pelayanan koor, kami ingin menghadirkan suasana misa yang hidup sehingga umat semakin dekat dengan Tuhan,” ujar Kiik Erens.

Menurut dia, persiapan dilakukan beberapa hari sebelum perayaan melalui latihan rutin untuk menyatukan harmoni suara serta mendalami makna lagu-lagu liturgi yang dibawakan.

Hal senada disampaikan Pasifika Tea.
Ia menilai pelayanan paduan suara bukan sekadar penampilan musikal, melainkan bagian dari pewartaan iman di tengah umat.

“Kami berharap pelayanan ini menjadi berkat bagi umat yang hadir. Sukacita Pentakosta harus dapat dirasakan bersama melalui nyanyian dan kebersamaan dalam perayaan misa,” katanya.

Perayaan Pentakosta yang dipimpin RD Konradus Takene dari Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi itu juga diwarnai nuansa merah sebagai lambang Roh Kudus. Suasana kapela yang telah dipenuhi umat sejak misa pertama menambah semarak perayaan pagi itu.

Bagi umat Katolik, Pentakosta menjadi momentum penting yang menandai turunnya Roh Kudus kepada para rasul sekaligus dipahami sebagai awal lahirnya Gereja dan semangat pewartaan Injil kepada dunia. (goe).

  • Bagikan