Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Miris, Tenda Suka dan Duka, Berdiri Berdampingan

Keluarga sedang menunggui korban meninggal Buce Lubalu di ruang jenazah RS. Titus Uly.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Pemandangan tak biasa bisa disaksikan pengguna jalan Timor Raya tepatnya di kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT.

Tidak jauh dari kantor Lurah Babau berdiri dua tenda sekaligus.

Ada tenda suka karena pada Minggu (11/8/24) berlangsung pesta pernikahan di rumah Pendeta Maya Oktovia Lubalu.

 

Lalu, persis di samping tenda suka berdiri sebuah tenda duka, karena ada anggota keluarga Lubalu meninggal, diduga akibat dikeroyok sekelompok pemuda yang menghadiri pesta tersebut.

 

Hingga pagi hari ini Senin (12/8), Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor Kupang masih mendalami keterlibatan sekelompok pemuda yang diduga terlibat pengeroyokan di tempat resepsi pernikahan Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, sekitar jam 02.30 pagi.

 

Kasus pengeroyokan ini menyebabkan Ariel Valentino Febrian Buce Lubalu (18) meninggal dunia.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H mentakan pihaknya telah menerima pengaduan tersebut dalam bentuk laporan Polisi dengan nomor :  LP / B /  188  / VIII / 2024 / SPKT / Polres Kupang / Polda NTT, tanggal 12 Agustus 2024.

“Kami sudah terima laporannya sedangkan terduga pelaku sedang kami dalami. Jenazah korban sedang ditangani pihak rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, ” terang Kapolres Agung Senin pagi.

Masih menurut AKBP Agung, kejadian tersebut berawal dari adanya acara resepsi pernikahan dan dini hari Senin sekitar jam 2.30 Wita terjadi keributan yang menyebabkan jatuh korban.

Sekelompok pemuda yang diduga terlibat perselisihan saat kejadian tersebut langsung diamankan petugas dari Polres Kupang dibawa pimpinan Ipda Feriyanto dan diamankan di Mako Polsek Kupang Timur.

 

Hingga berita ini diturunkan, penyidik reskrim Polres Kupang sedang mendalami keterlibatan para pelaku. (Ss).

  • Bagikan