KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – “Orang bisa berseteru karena masalah sepele. Tapi, manusia juga dapat tersentuh oleh senyuman tulus, kata-kata suport atau hal positif kecil lainnya”.
Simpulan sederhana ini bisa mewakili suasana obrolan iman di samping Gua Maria, Gereja Sta. Maria Assumpta sore itu, Rabu (20/12). Ada giat *’Baomong Kitab Suci’* di situ, bersama teman-teman Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Walikota B, Kupang.
Ada ungkapan umum bahwa, sesuatu yang kecil itu indah. Namun, ada juga peribahasa tentang nila, yang jika satu titiknya saja tercampur dalam susu, bisa rusak semuanya, sebelanga.
Pertanyaannya, kita mau memilih jadi seperti yang mana? OMK Wilayah Walikota B menjawab pasti, Mau Jadi Seperti Biji Sesawi. Biji yang kecil tapi bisa tumbuh besar, menjadi tempat bagi banyak burung di udara bersarang dalam naungannya.
Seperti rujukan Injil yang terambil dari Penulis Markus pada Babnya yang ke 40, ayat 30 sampai 32. Perumpamaan tentang biji sesawi sebagai gambaran tentang Kerajaan Allah.
Dipandu Herman Utang selaku Ketua Wilayah, sharing pengalaman mengalir lancar dalam cerita rileks. Orang muda yang rerata adalah mahasiswa itu, antusias terlibat membagi kisah mereka yang sangat menggugah, pun menggugat.
Ikut hadir dan berbagi Bapa Mundus Lema, Penasehat Wilayah. Ada juga Bruder Philippe, bersama Pengurus dari lima Kelompok Umat Basis. Bapa Anton Bela, Ibu Angel Making, Ibu Sian Leda, Ibu Anna Getruida dan Lucius Luly merangkap Pembina OMK bersama Apry Matarau juga kawan-kawan. (Lucky).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




