OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Hujan lebat sepanjang malam Sabtu atau Jumat (3/2/23) malam telah menyebabkan bendung Oesao terancam putus. Kondisi ini mengundang perhatian serius dari Kalak BPBD Kabupaten Kupang dan Provinsi serta pihak PU dan Balai Sungai. Para pihak terkait telah turun untuk melihat langsung di lapangan.
Bersama mereka turun pula Anggota DPRD kabupaten Kupang Deasy Ballo-Foeh.
Teehadap kehadiran pihak – pihak tersebut Deasy Ballo memberikan apresiasi.
“Terima kasih BPBD Kabupaten Kupang dan Propinsi, PU Kab Kupang dan Balai sungai yg telah turun ke lokasi bendung Oesao yg terancam Putus.
Ia minta pemerintah bisa mengambil langkah perbaikan bendung tersebut.
“Saya berharap bahwa penanganan segra di lakukan”, imbaunya.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) kabupaten Kupang Elfrid Saneh melaporkan
Luapan Sungai Oesao telah menyebabkan masyarakat Kelurahan Oesao dan sekitarnya terancam bahaya.
“Rumah-rumah Mereka Telah Terendam Air Sampe Kurang Lebih +1 Meter, khususnya di Kampung Baru RT.36,37 dan 38 Rw.11.Dan 12”, kata Elfrid lewat pesan WA Sabtu (4/2/23).
Ia menambahkan, tidak ada kerugian material dan korban jiwa.
Menurut dia, tindakan yang sudah dilakukan
Babinsa dengan aparat Pemerintah Kelurahan yakni membuat dapur umum di Gereja Betlehem Indonesia Oesao.
Ia mengatakan ada 61 KK atau sekitar 276 jiwa terdampak bencana tersebut.
Berikut ama-nama korban dampak bencana banjir yang berhasil didata di Rt 09 kelurahan Naibonat yang dilaporkan Ketua RT Krisantus Bolli
1. Bernat fanggidae.
Jumlah jiwa:9 orang
2. Samue fanggidae
Jumlah jiwa:3 orang
3. Yoseph udja hurint
Jumlah jiwa:2 orang
4. Agustinus hurint
Jumlah jiwa:4 orang,1 balita
5. Elfridus buce hurint
Jumlah jiwa: 5 orang,1 balita
6. Yeremia lakapu
Jumlah jiwa:5 orang
7. Ananias sanu
Jumlah jiwa: 5 orang
8. Sri asih jumiati
Jumlah jiwa:3 orang
9. Triyadi
Jumlah jiwa:2 orang
10. Sugeng wawan
Jumlah jiwa:5 orang
11. Patrik Dillak
Jumlah jiwa:5 orang
12. Alek dillak
Jumlah jiwa:7 orang, 1 balita
13. Ahadi somat
Jumlah jiwa:7 orang
14. Ifan
Jumlah jiwa:2 orang
15. Mujiat
Jumlah jiwa:2 orang
16. Charles panara
Jumlah jiwa:1 orang
17. Dance anin
Jumlah jiwa:6 orang,2 balita
18. Sumardi
Jumlah jiwa:5 orang
19. Yandri anin
Jumlah jiwA:3 orang,1 balita
20. Yanto suidale
Jumlah jiwa:3 orang
21. Abdon suidale
Jumlah jiwa:4 oranf
22. Melkianus suidale
Jumlah jiwa: 5 orang
23. fridulinus boli
Jumlah jiwa: 4 orang,2
balita
24. Seprianus boli
Jumlah jiw:5 orang,2 balita
25. Paulus boli
Jumlah jiwa: 2 orang
26. Welhelmus boli
Jumlah jiwa:2 orang
27. Sugianto tisera
Jumlah jiwa:3 orang
28. Jeremias lusi
Jumlah jiwa:2 orang
29. Krisantus boli
Jumlah jiwa:5 orang
30. Osias suidale
Jumlah jiwa: 3 orang
31. Dedi suidale
Jumlah jiwa: 3 orang,1 balita.
“Data korban akan terus bertambah karena pendataan masih berlangsung”, pungkas Elfrid.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




