Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Saatnya Yang Muda Beraksi ! Ketua AMPG Kabupaten Kupang, Jadi Bacaleg Dapil 4

Kontributor : Tim Editor: Redaksi
Paulus Taenglote Bacaleg Dapil 4

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Saatnya orang muda beraksi, karena masa depan sebuah negara ada di tangan pemuda. Juga masa depan partai ada dalam genggaman kaum muda. Prinsip ini yang mendorong Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Kupang, Paulus Taenglote untuk maju sebagai salah satu bakal calon legislatif DPRD Kabupaten Kupang tahun 2024.

 

Suami dari Noviandri Baitanu ini sudah memantapkan langkah dan menetapkan pilihan di Partai Golkar sebagai salah satu caleg Dapil 4 Kabupaten Kupang (Amarasi Timur, Amarasi Barat, Amarasi, Kupang Barat, Amarasi Selatan, Nekamese, Semau dan Semau Selatan).

 

Ketika ditemui media ini di Kediamannya, Sabtu, (17/12) mengatakan bahwa sebagai kader partai golkar dia siap untuk mencalonkan diri.

 

Dia mengatakan saat ini, namanya telah masuk sebagai salah satu bakal caleg, tinggal menunggu penetapan sebagai calon tetap legislatif 2024.

 

“Sebagai Kader partai apalagai Ketua AMPG Kabupaten Kupang, saya siap mengikuti kontestasi politik tahun 2024,” Ujarnya.

 

Ketika disinggung, ada Ketua DPRD Kabupaten Kupang di Dapil 4 yang merupakan saingan berat dia menegaskan, sebagai kader Partai apapun resikonya dia tetap optimis untuk mengikuti pesta demokrasi 2024.

 

“Menang atau kalah bukanlah sebuah perkara, namun sebagai kader partai harus siap ketika diminta oleh partai. Soal menang tergantung kerja keras di lapangan,” bebernya.

 

Jika ditunjuk oleh Partai namun tidak bekerja keras juga tidak ada hasil, akan tetapi dengan bekerja keras hasilnya akan menjadi nyata di tahun 2024.

 

“Kita kerja keras tapi jangan lupa juga berdoa, sebab garis tangan seseorang tidak pernah diketahui, semua ditangan Tuhan,” Ujar senior GMKI Cabang Kupang dari Komisariat Rasul ini.

 

Menurut sosok yang biasa disapa Opos ini, dirinya memilih menjadi kader partai Golkar dan mencalonkan diri di Partai itu karena sebab merupakan Partai besar.
Partai yang kepengurusannya berada di seluruh Indonesia serta memiliki keterwakilan (DPR, red) berada ditingkat daerah sampai dengan tingkat nasional. Sehingga, jika terpilih maka, ini akan memudahkan dirinya melakukan lobi-lobi kepentingan masyarakat ditingkat pusat. Membangun Kabupaten Kupang, mengharapkan APBD saja tidak cukup.

 

“Bangun Kabupaten Kupang tidak saja kepiawaian berbicara, tetapi juga harus memiliki keterampilan lobi,” ujar Alumni SMK N 1 Atambua-Belu.

 

Kabupaten Kupang merupakan daerah terluas kedua di NTT setelah Kabupaten Timor Tengah Selatan, pembangunannya membutuhkan dana sharing dari pemerintah pusat.
Untuk mendapatkan anggaran besar dalam membangun Kabupaten Kupang diperlukan lobi ke pemerintah pusat. Jika keinginan memiliki lobi tetapi tidak ada keterwakilan di DPR Provinsi dan DPR Pusat ini juga sama saja.

 

Mantan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Univesitas (BPMU), Universitas Kristen Artha Wacana ini lebih lanjut mengatakan, jika mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang dan berpikir hanya untuk menang maka tidak perlu mencari Partai besar.

 

“Sebagai mantan aktifis saya lebih memilih partai besar (Golkar, red) sehingga ketika terpilih menjadi anggota DPRD bukan hanya 3D (duduk, diam dan dengar, red) tetapi memiliki niat berjuang membangun Kabupaten Kupang ini”, beber Alumni FKIP Bahasa Inggris UKAW ini.

  • Bagikan