Beli Produk Dalam Daerah, Dapat Meningkatkan Perekonomian NTT

  • Bagikan
Gubernur NTT Viktor Laiskodat sedang menyampaikan sambutan pada Perayaan Ibadah Jumat Agung di Gereja Paroki St. Paulus, Jerebuu, Kabupaten Ngada Jumat (15/4/22).

NGADA, FLOBAMORA-SPOT.COM – “Pertumbuhan ekonomi akan dengan mudah meningkat apabila konsisten, untuk mengganti produk luar dengan membeli produk dalam daerah.
Pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan memanfaatkan segala potensi daerah untuk membuat dan membeli produk dalam daerah”.

 

Demikian disampaikan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat yang didampingi Bupati Ngada Andreas Paru dalam sambutannya pada Perayaan Ibadah Jumat Agung di Gereja Paroki St. Paulus, Jerebuu, Kabupaten Ngada, dalam lanjutan Kunjungan Kerja bersama rombongan pada Jumat, (15/4/2022).

 

Gubernur menyebut, Kabupaten Ngada memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi Ngada akan dengan mudah meningkat apabila konsisten untuk berani memanfaatkan potensi alam yang kaya dengan memproduksi dan membeli produk dalam daerah.

 

Gubernur mengatakan, hal tersebut juga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

 

“Kita punya segalanya di daerah ini, ada tenun yang bisa kita pakai setiap saat kita bekerja. Kita harus dorong produksi tenun kita sendiri dengan membeli dan memakai setiap hari”, ucap Gubernur Laiskodat.

 

Gubernur mendorong masyarakat Jerebuu untuk bisa mandiri dan mampu menciptakan produk sendiri serta berhenti mendatangkan dan membeli barang-barang dari luar.

 

Gubernur NTT menyebut, sebagian besar barang-barang tersebut bisa diproduksi oleh masyarakat sendiri.

 

“Kita harus bisa pakai barang kita sendiri. Ada kopi enak dan terkenal yang bisa kita hasilkan sendiri, ada sepatu, tas dan baju yang bisa kita tenun sendiri. Jika kita bisa buat semuanya sendiri maka kita akan sangat kaya. Kita disebut miskin karena banyak uang kita yang kita bawa ke luar daerah kita” tegas dia.

 

Gubernur juga terus berupaya agar industri-industri kecil dapat dibangun di Nusa Tenggara Timur, untuk terus meningkatkan pendapatan daerah dalam proses pembangunan perekonomian yang lebih baik ke depan.

 

“Saat di Maumere, saya melihat kita sudah mampu membuat mesin parut kelapa dan mesin cacah batang jagung sendiri. Kita juga bisa membuat sampo dan sabun dengan berbagai rasa seperti, aroma kopi, aroma coklat. Kita harus dukung agar meskipun tidak sempurna. Nantinya dari yang tidak sempurna ini lama-kelamaan akan menjadi sempurna. Kita harus lakukan ini agar uang kita jangan sampai lagi keluar daerah”, tutupnya.

Penulis: AVEN_ELLENAEditor: Sintus
  • Bagikan