Tinjau Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Ngada, Astaga, Gubernur NTT Temukan Kondisi Sebenarnya

  • Bagikan

BAJAWA, FLOBAMORA-SPOT.COM – Kabupaten Ngada merupakan Kabupaten ke-6 yang dikunjungi Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten sedaratan Flores dan Lembata yang telah dimulai dari 7 April lalu.

 

Dalam lawatannya pada hari yang ke-7 di Ngada pada Rabu (13/4), Gubernur Viktor juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses pengerjaan sejumlah ruas jalan Provinsi di beberapa titik.

 

Peninjauan dimulai dari ruas jalan Bajawa-Poma sepanjang 6,8 kilometer dengan pagu anggaran sebesar Rp.12,7 miliar dari dana pinjaman daerah PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI). Ruas jalan tersebut mulai dikerjakan pada bulan Oktober 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Mei 2022.

 

Total ruas jalan yang dikerjakan di Kabupaten Ngada sebanyak 6 ruas jalan dengan panjang 38,94 km dengan total anggaran Rp. 71,9 miliar.

 

Ruas jalan Provinsi yang sedang dikerjakan tersebut meliputi diantaranya ruas jalan Bajawa-Poma dengan panjang 6,8 km, ruas jalan Poma-Mboras (Riung) 9,36 km, Mbazang-Wae Pana 8,11 km, Mboras (Riung)-Danga 7,7 km, Waiklambu Riung-Mboras 3,12 km, dan terakhir ruas jalan Malanuza-Maumbawa sepanjang 3,80 km.

 

Total secara keseluruhan pengerjaan jalan oleh Dinas PUPR Provinsi NTT di 9 kabupaten sedaratan Flores adalah sepanjang 180,57 km melalui dana pinjaman daerah PT. SMI tahun 2021-2022.

 

Pada kesempatan terpisah Gubernur Viktor menjelaskan bahwa untuk melaksanakan pembangunan di NTT, tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat baik dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

 

Pembangunan infrastruktur berupa jalan, dan juga jembatan, embung dan air bersih dari dana pinjaman tersebut, harap Gubernur Laiskodat, tentunya akan sangat berguna dan dapat membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur sehingga menjadi bagian stimulus pembangunan ekonomi provinsi.

 

“Harapan saya 6 ruas jalan yang sedang dikerjakan tersebut selesai pada tahun ini sehingga tentu akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Ngada,” ucap Gubernur VBL.

 

Lebih lanjut Ia pun menerangkan dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur tersebut, maka segala produk pertanian mampu dimanfaatkan dan dipasarkan secara maksimal. Selain itu juga dapat membuka akses dan meningkatkan akomodasi ke daerah-daerah yang memiliki potensi untuk mendukung pembangunan dan pengembangan pariwisata yang ada di Kabupaten Ngada.

Penulis: AVEN_ELLENAEditor: Sintus
  • Bagikan