Rakor Camat, Ini Pesan Tegas Bupati Kupang

  • Bagikan
Bupati Kupang Korinus Masneno saat membuka rakor Camat se-kabupaten Kupang Rabu, (22/12/21)

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Kabupaten Kupang. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bupati Kupang di Oelamasi  Rabu, (22/12/2021).

Rakor yang menjadi agenda rutin ini dilaksanakan untuk memastikan sekaligus mengevaluasi implementasi fungsi delegatif dan atributif yang dimiliki kecamatan dan juga diagendakan sebagai media koordinasi antar seluruh perangkat daerah dan kecamatan dalam frame otonomi daerah.

 

Bupati Kupang dalam sambutannya menjelaskan, diakhir tahun 2021 serta dalam rangka persiapan memasuki tahun 2022, ada beberapa tugas dan fungsi pemerintah yang harus dikoordinasikan bersama antara perangkat daerah teknis dan para camat sebagai koordinator penyelenggara pemerintah di wilayah kecamatan.

Terkait PPKM dalam perayaan natal dan tahun baru tentang pencegahan dan penanggulangan C-19, Korinus menegaskan, melalui surat edaran Bupati Kupang Nomor 440/XII/2021 yang wajib dilaksanakan oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di daerah ini dan wajib dipedomani oleh semua camat dalam rangka pencegahan dan penanggulangan C-19 pada perayaan natal dan tahun baru.

 

Masneno berharap, agar para camat mengkomunikasikan hal-hal secara baik dengan masyarakat, pemdes/kelurahan, maupun para pemuka agama yang ada di kecamatan. Dimana, para camat juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk merayakan natal dan tahun baru bersama keluarga, namun mengingat situasi dan kondisi yang urgen, diwajibkan semua camat untuk tetap berada di wilayah kecamatannya masing-masing.

 

Dia  melanjutkan, persiapan dalam menghadapi musim tanam, dalam rapat koordinasi ini, para camat bersama perangkat daerah teknis, dapat saling berkoordinasi tentang program dan kegiatan serta berbagai bantuan di bidang pertanian untuk mendukung masyarakat dalam menghadapi musim tanam. Juga menyangkut kesiapan lahan masyarakat serta distribusi pupuk bersubsidi, para camat didorong untuk melibatkan Bumdes yang ada di  wilayahnya sebagai penyalur pupuk bersubsidi kepada masyarakat.

 

“Dengan keterlibatan Bumdes, sebagai lembaga desa yang memiliki modal usaha dalam penyaluran pupuk, saya yakin kebutuhan pupuk masyarakat Petani kita akan lebih terbantukan, agar harga pupuk bersubsidi bagi masyarakat tidak melampaui harga eceran tertinggi yang ditetapkan”, tutur Masneno.

 

Menghadapi bencana hidrometerologi, akibat curah hujan yang tinggi, para camat bersama aparatur desa dan kelurahan harus mampu menjadi garda terdepan baik dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana. “ Lakukan koordinasi dengan perangkat daerah teknis yang telah dihadirkan pada saat ini untuk dilakukan mitigasi bencana yang tepat kepada masyarakat”, tutupnya.

Penulis: NH_PKPEditor: Sintus
  • Bagikan