Jefri  Minta, PII Desain Penataan Kota Kupang

  • Bagikan
Walikota Kupang Dr Jefri saat membuka Muscab PII Kota Kupang Sabtu (13/11/21)

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH meminta dukungan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk penataan Kota Kupang yang lebih baik.  Dukungan dimaksud bisa berupa ide, gagasan ataupun desain yang sesuai dengan kondisi Kota Kupang. Permintaan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Kupang di Gedung Pascasarjana Undana Kupang, Sabtu (13/11).

 

Menurutnya Pemerintah Kota Kupang menyadari peran para insinyur dalam pembangunan. Perkembangan Kota Kupang di masa kepemimpinannya saat ini yang sudah lebih baik juga berkat karya para insinyur. Terutama dalam pembangunan infrastruktur yang menjadikan Kota Kupang semakin berubah.

 

“Ke depan pembangunan dan penataan kota ini akan terus berlanjut, untuk itu butuh dukungan ide dan gagasan dari para insiyur. Sehingga kota ini ditata jadi lebih baik lagi dan bisa menjadi kebanggaan bersama. Pemerintah Kota Kupang siap menjalin kerja sama dan berdiskusi dengan para insinyur yang tergabung dalam PII, mendesain pembangunan Kota Kupang”, Ujarnya.

 

Dia  berharap musyawarah yang diselenggarakan, tidak hanya sebagai momentum evaluasi internal dan memilih pengurus yang baru. Tapi juga bisa memberi solusi bagi pembangunan di Kota Kupang. PII  juga diminta untuk memberi  peluang bagi para insinyur muda agar bisa memiliki sertifikat tanda registrasi insinyur (STRI). “Seperti yang disyaratkan undang-undang, sehingga mereka bisa terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan penataan Kota Kupang”, harapnya.

 

Sekjen PII Indonesia, Ir. Teguh Haryono, ST, yang hadir secara daring menyampaikan, PII sebagai rumah pusat para insinyur perlu membangun sinergi. Tidak hanya secara internal tapi juga dengan pihak lain seperti pengguna jasa, termasuk pemerintah, masyarakat dan media. Dia berharap musyawarah yang diselenggarakan hari ini dapat berjalan dengan baik dan bermartabat.

 

Ketua PII Cabang Kupang 2018-2021, Andre Koreh, menjelaskan muscab merupakan pertama sejak terbentuknya PII Cabang Kupang tiga tahun lalu. PII menyampaikan terima kasih kepada Walikota Kupang yang di tengah kesibukannya berkenan hadir.

Menurut Andre ini sebagai indikasi bahwa Walikota paham betul peran penting para insiyur dalam pembangunan.

 

Ditambahkannya, Muscab kali ini merupakan momentum untuk memberikan pemahaman baru tentang profesi insinyur sesuai tema muscab. Yakni; Peran Insinyur Dalam Penerapan UU No. 11 Tahun 2014 Untuk Mendukung Pembangunan NTT.

 

Dijelaskannya UU No. 11 Tahun 2014 mensyaratkan semua insinyur harus disertifikasi. Ditandai dengan kepemilikan   surat tanda registrasi insinyur (STRI) yang dikeluarkan PII setempat sebagai izin praktik. “Kami berharap pemerintah sebagai pengguna jasa insinyur,  mendukung PII dengan memberlakukan STRI sebagai syarat bagi insinyur yang mau diperkerjakan”, ungkapnya.

 

Ketua panitia pelaksana  muscab, Dr. Arifin Sanusi, MP, memaparkan, saat ini PII cabang Kupang memiliki 50 orang anggota. Mereka mengikuti muscab baik secara langsung maupun secara online. Pada hari yang sama PII Cabang Maumere juga menyelenggarakan muscab. Saat ini baru dua cabang PII yang terbentuk di NTT, yakni cabang Kupang dan cabang Maumere.  Diharapkan setelah muscab, pada hari yang sama juga akan dilanjutkan dengan musyawarah wilayah. Yang bertujuan untuk memilih pengurus PII Wilayah NTT yang direkrut dari dua cabang tersebut.

  • Bagikan