Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pimpin Upacara 17-an, Kasrem 161/WS Bacakan Amanat Kasad

Upacara 17-an di Makorem 161/WS Kupang.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Korem 161/Wira Sakti menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Upacara Makorem di JL. W.J Lalamentik Oebufu Kota Kupang, Jumat 17 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam selaku Inspektur Upacara.

Upacara diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 161/Wira Sakti sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai nasionalisme, disiplin serta penguatan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Kapten Ckm I Nyoman Desel Arianta, Amd.Farm yang sehari-hari menjabat sebagai Kaur Ren Rumkit Tingkat III 09.06.01 Kupang. Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh semangat, dimulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan Sapta Marga, pengucapan Sumpah Prajurit, Panca prasetya korpri hingga amanat pimpinan TNI Angkatan Darat yang dibacakan oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dibacakan oleh Kasrem, ditegaskan bahwa Setiap prajurit harus memiliki kesadaran diri untuk senantiasa menjaga sikap, ucapan, dan tindakan, karena perilaku pribadi akan membawa dampak bagi nama baik keluarga, satuan, dan institusi TNI AD.

Dalam hal ini, peran para Komandan Satuan harus lebih aktif melaksanakan pengawasan melekat, pembinaan personel yang progresif, serta deteksi dini terhadap setiap potensi pelanggaran anggota.

“Apabila ditemukan pelanggaran, maka berikan tindakan tegas sebagai shock therapy. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala perilaku dan perbuatan yang mencederai kehormatan prajurit”. Ujar Kasrem saat membacakan amanat Kasad.

Selain itu, dalam amanat tersebut Kasad juga menekankan pentingnya sikap bijaksana dalam menyikapi berbagai persoalan, terutama yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.senantiasa taat asas, berdedikasi, dan menunjukkan prestasi, agar diberikan apresiasi dan penghargaan secara proporsional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja serta pengabdiannya.

Sebuah pengabdian sejati yang selalu TNI AD gemakan bukanlah sekadar menjalankan tugas atau profesi, melainkan manifestasi tertinggi dari tanggung jawab moral, lahir dari kesadaran mendalam, serta panggilan nurani yang mengandung nilai kemuliaan yang luhur.

“Untuk itu, kita harus terus memperkuat pengabdian dengan karya nyata, sigap dalam mengatasi setiap kesulitan masyarakat melalui berbagai upaya yang mendatangkan manfaat sebagai bagian dari aktualisasi kebijakan pemerintah”.

TNI AD telah mengimplementasikan berbagai program diantaranya, melalui pembangunan ribuan jembatan, TNI AD Manunggal Air, Karya Bakti Skala Besar, pilot project penanganan sampah menjadi olahan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, dan masih banyak lagi.

Karya nyata tersebut perlu diiringi dengan komunikasi publik yang kuat agar manfaat dan dampaknya dapat diketahui secara luas. Setiap prajurit hendaknya turut menjadi bagian dalam menghadirkan wajah positif TNI AD di ruang digital dengan mengangkat berbagai kegiatan, keberhasilan, dan pengabdian satuan secara tepat dan proporsional, sehingga kehadiran TNI AD semakin dirasakan dan dipahami oleh masyarakat.
Perkokoh terus upaya satuan dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di wilayah masing-masing dan sukseskan berbagai program unggulan TNI AD dari Sabang sampai Merauke sebagai wujud nyata Negara Hadir Untuk Rakyat.

Turut hadir pada upacara 17-an yaitu; Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti. Para Komandan Satuan Jajaran Korem 161/Wira Sakti, Para Perwira Bintara Tamtama dan PNS Jajaran Korem 161/Wira Sakti. (PENREM).

  • Bagikan