Wabup Kupang Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung GPdI Elshadai

Ada Persembahan lagu dari Kabag Prokompim

0 43

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPDI) Jemaat Elshadday Kuankaka Kelurahan Batakte Kecamatan Kupang Barat, yang berdiri sejak 27 tahun silam dengan luas bangunan 7 x 12 m, roboh setelah diterjang badai seroja di bulan april lalu.

 

Hancurnya gedung gereja ini, tidak menyurutkan iman jemaatnya untuk tetap beribadah.

 

Roh Tuhan terus berkarya dalam hati Jemaat dan buahnya adalah peletakan batu pertama pembangunan kembali gedung tersebut Jumad (4/6/21), oleh Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe.

 

Gereja ini akan dibangun dengan luas 8 x 18 m.

“Tuhan Maha Kaya, atas kehendak-Nya hari ini dibangun kembali Gereja yang baru. Bagi Wabup Kupang ini, sekalipun gereja besar tapi iman kecil, itu sama dengan sia-sia. Untuk itu saya berpesan, apapun keadaannya, tetap bersyukur. Jikalau bukan Tuhan yang membangun, sia-sia orang yang membangun. Karena apa yang dibuat manusia di bumi, pasti akan terikat di surga,” kata Jerry meneduhkan.

 

Tak lupa juga Jerry mengimbau agar jemaat tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

“Virus Corona masih ada di sekitar kita dan kita tak akan pernah tahu kapan usai. Tetap gunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi perjalanan dan menjauhi kerumunan. Juga, obat corona yang manjur ialah hati yang gembira”, ucap dia.

 

Sementara Pimpinan Majelis Daerah GPDI NTT, Pendeta Abraham Soleman Nenobais mengatakan dalam pembangunan gereja, jangan terlalu berharap kepada manusia, tetapi sesuai firman Tuhan, dapat menggoncangkan semua pihak untuk perhatikan rumah Tuhan. Allah akan bekerja dengan caranya sendiri. “Dengan peletakan batu pertama ini, mulailah bergerak dan bekerja, kita pasti diberkati. Semoga hari raya Natal tahun ini, gereja sudah siap digunakan”, harapnya.

 

Hadir dalam acara ini, perwakilan Polsek Kupang Barat, Danramil, Sekcam Kupang Barat, Lurah Batakte serta Jemaat lainnya. Acara ini ditutup dengan persembahan kidung pujian dari Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Kupang, Martha Para Ede. (Rilis).