Niat Perbaiki Nasib Mesti Ditunjang Pendidikan Yang Memadai.

0 118

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pendidikan menjadi hal penting dalam upaya memperbaiki taraf hidup manusia.

 

Viktor Tampani salah satu peserta ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) mengatakan hal itu kepada media di sela-sela kegiatan.

Bretnei Hendrik peserta Ujian

“Sebab di jaman serba modern dan canggih ini setiap orang mesti ditunjang dengan kemampuan memadai sehingga bisa bersaing di berbagai usaha,” demikian Viktor Tampani (46) salah satu warga belajar dan sekaligus peserta ujian pendidikan kesetaran 2021 di PKBM Bintang Flobamor kepada media ini ketika mengikuti ujian kesetaraan Selasa, (20/4).

 

Meskipun tinggal dan menetap di Soe TTS ayah dua anak itu mengaku rela datang ke Kupang dan menumpang dengan keluarga di Kota Kupang sambil bekerja serabutan hanya untuk melanjutkan sekolah Ujian Paket C setara SMA.

 

Hal sama juga diungkapkan peserta ujian lain, Bretnei Hendrik (21) yang sempat tak menyelesaikan pendidikan saat di SMA karena faktor ekonomi keluarga.

Meskipun demikan anak ke 6 dari 7 bersaudara itu tak patah arang. Ia terus berupaya dengan mengikuti pendidikan paket C hingga ujian hari Selasa, (20/4).

 

Ia berharap dengan hasil ujian kesetaraan ini bisa dipergunakan untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan kuliah.

 

“Saya harap dengan ijasah paket C nanti bisa saya pergunakan untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan kuliah,” harapnya.

 

Sebagimana pantauan media Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) di PKBM Bintang Flobamor Kota Kupang berlangsung tertib dengan pengaturan tempat duduk peserta ujian juga dibatasi termasuk jadwal ujian sif-sifan dari pukul 08.00-17.00 wit yang mana semua proses tak abaikan Standar Protokol Kesehatan.

 

Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) ini akan diambil sebagai nilai ujian akhir untuk menentukan kelulusan setiap peserta Ujian.

 

Ketua PKBM Bintang Flobamor Kota Kupang Pokikarpus Do kepada Media di sela-sela penyelenggaraan Ujian mengatakan, Kegiatan ujian Pendidikan Kesetaraan sesuai Petunjuk Teknis dan surat edaran Menteri Pendidikan Nasional yang mana telah meniadakan UN sebagaimana
tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021, Tentang Peniadaan Ujian Nasional Dan Ujian Kesetaraan Serta Pelaksanaan Ujian Sekolah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

 

“Kelulusan peserta didik akan ditentukan berdasarkan nilai rapor tiap semester, nilai sikap minimal baik, dan mengikuti ujian yang diselenggarakan sekolah.

 

Ketentuan yang sama juga berlaku untuk lulusan Paket A, B, dan C. Namun jika peserta memilih ujian sekolah berupa tes, harus dilaksanakan oleh satuan pendidikan yang diakui sebagai penyetaraan lulusan. Selain itu, peserta ujian juga harus terdaftar sebagai peserta ujian pendidikan kesetaraan pada data pokok pendidikan (Dapodik) dan menginput hasil ujiannya”, jelas Polikarpus.

 

Kegiatan UPK di Kota Kupang itu dilaksanakan oleh 11 PKBM dan akan berlangsung selama lima (5) hari dari Selasa, 20-Sabtu, 24 April 2021.(g)