12. 679 Pengungsi di Kabupaten Kupang Dipulang ke Keluarga

0 151

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Hingga harì ini Kamis (15/4/21) jumlah Pengungsi di Kabupaten Kupang tercatat
3.573 KK dengan total Pengungsi sebanyak 14.613 jiwa.

“Dari total Pengungsi tersebut 468 KK dan 1.934 jiwa masih berada di pos Penampungan. Sisanya 3.105 KK dan 12.679 jiwa telah diarahkan untuk kembali dan menetap di rumah keluarga atau tetangganya”, ujar Ketua Posko Komando Bencana Siklon Tropis Seroja kabupaten Kupang Ir. Obet Laha, dalam rilis yang dikirim kepada Media Kamis sore.

Lebih jauh Obet menjelaskan, korban Jiwa sampai dengan saat ini sebanyak 15 ORANG, dengan rincian 12 orang meninggal dunia dan 3 orang hilang, 26 orang luka-luka.

“Mereka berasal dari desa Tunbaun – Batuna, kecamatan Amarasi Barat”, kata dia.

Data kerusakan rumah yang sementara diverifikasi oleh tim yang ditugaskan oleh Bupati, rumah yang hanyut/hilang sebanyak 152 unit, rusak berat sebanyak 3.105 unit.
Rusak sedang sebanyak 1. 026 unit dan rusak ringan dengan kategori terendam sebanyak 3.657 unit dan yang tidak terendam sebanyak 878 unit.

“Kami juga perlu sampaikan bahwa pergeseran tanah yang terjadi di sesa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat terus terjadi sampai saat ini. Kami berharap tidak berdampak serius yang mengancam nyawa dan kerusakan rumah masyatakat”, ujarnya.

Berdasarkan data yang ada warga masyarakat yang terdampak bencana di kabupaten Kupang sebanyak 14.813 Jiwa yang tersebar di 24 kecamatan.

“Data ini akan mengalami perubahan sesuai data yang masuk di Posko Kabupaten Kupang setiap saat”, jelasnya.

Sedangkan untuk fasilitas umum (fasum) seperti fasilitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan, peribadatan, yang terdampak bencana sampai saat ini berjumlah 197 unit.

Pemerintah menyampaikan terimakasih atas segala bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana di kabupaten Kupang.

“Hari ini distribusi bantuan Logistic tanggap darurat telah didistribusi ke seluruh kecamatan yang ada. Semua lokasi dan semua masyarakat terdampak bencana akan terlayani sesuai kebutuhan”, pungkasnya. (Rilis/sintus).