Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kronologi Penemuan Jenazah Petrus Nomtanis, Kepala Terpisah, Diduga Dimakan Binatang

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Polsek Takari bergerak cepat menangani penemuan jenazah pria lanjut usia bernama Petrus Nomtanis di kawasan Hutan Nonmeto.

Penemuan terjadi Jumat (9/10/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WITA saat warga mencari kambing yang hilang di sekitar hutan.

Kondisi jenazah ditemukan tidak utuh, kepala terpisah dari tubuh berjarak sekitar dua meter, serta kaki rusak diduga digigit binatang.

Warga yang menemukan segera melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat lain lalu bersama-sama memastikan identitas korban yang dikenal sebagai warga setempat.

Informasi resmi diterima Polsek Takari sekitar pukul 09.30 WITA melalui laporan Ketua RW setempat terkait penemuan jenazah tersebut.

Kapolsek Takari bersama Kanit Reskrim, anggota piket, dan tim medis Puskesmas Takari segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Proses evakuasi jenazah dilakukan sekitar pukul 11.00 WITA bersama warga menuju rumah korban yang berjarak seratus meter dari TKP.

Pemeriksaan luar jenazah dilakukan pukul 11.10 WITA oleh petugas medis Puskesmas Takari, Apolos Utan dan Arlianti Bana.

Keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit asma selama dua tahun namun tidak rutin berobat ke Puskesmas Takari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan telah meninggal dunia empat hingga lima hari sebelum ditemukan warga.

Kerusakan pada tubuh dan kepala diduga akibat aktivitas binatang, namun penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dari pemeriksaan luar saja.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menandatangani surat pernyataan bahwa kematian diterima sebagai musibah.

Korban diketahui hidup sebatang kara tanpa istri maupun anak, tinggal sendirian di rumah kebun sekitar 1,5 kilometer dari tetangga terdekat.

Terakhir kali dilihat warga, korban berada di rumah keponakan pada Sabtu (3/10) lalu untuk mengisi daya senter sebelum pulang ke rumahnya.

Pada Rabu (7/10) keluarga berkunjung namun korban tidak ada di rumah, dan baru ditemukan di hutan pada Jumat pagi oleh warga pencari kambing.

Polsek Takari telah mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis terkait peristiwa tersebut.

Dari keterangan warga, korban dikenal baik dan tidak pernah terlibat perselisihan maupun masalah dengan orang lain selama hidupnya.

Penyelidikan masih berjalan, kepolisian terus mengumpulkan fakta untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi. (Ss).

  • Bagikan