Korban Meninggal Akibat Badai Seroja di Kabupaten Kupang Terus Bertambah

Yang hilang tambah 2 orang

0 69

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Kasus kematian akibat banjir Bandang dan Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Kupang terus bertambah. Hingga Sabtu (10/4) jumlahnya sudah menjadi 15 orang dengan rincian 12 orang meninggal dan 3 orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.

 

Data ini dikeluarkan secara resmi oleh Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sebuah surat Keputusan Nomor : PEM.138/15/IV/2021 Sabtu (10/4).

 

“Dari 12 korban meninggal 8 orang diantaranya warga kabupaten Kupang yang ada di beberapa desa dan Kelurahan masing-masing
Warga desa Merbaun kecamatan Amarasi Barat 1 orang, warga Toobaun 1 orang, warga Kelurahan Takari kecamatan Takari 2 orang, warga Kelurahan Babau kecamatan Kupang Timur 1 orang, warga kelurahanOesao kecamatan Kupang Timur 1 orang, Warga Desa Mata Air Kupang Tengah 2 orang, warga kelurahan Sulamu kecamatan Sulamu 1 orang”, urainya.

 

Lantas 3 orang korban meninggal lainnya adalah warga Kota Kupang 2 orang dan warga Alor 1 orang.

 

“Para korban dinyatakan meninggal dunia akibat bencana yang terjadi di desa Ponain kecamatan Amarasi dan desa Bokong kecamatan Taebenu kabupaten Kupang”, tambahnya.

 

Sedangkan 3 orang korban yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian masing-masing warga desa Tanini Kecamatan Takari 1 orang dan warga desa Fatunaus kecamatan Amfoang Utara 2 orang.

 

Ia menjelaskan, Rumah masyarakat yang mengalami kerusakan mencapai 6.546.

 

“Rusak Ringan 2.043 Unit, Rusak Sedang 963 Unit, Rusak Berat 3.540 Unit”, jelas Masneno dalam SK yang diterima Media Minggu (11/4).

 

“Akibat dari kerusakan rumah warga tersebut maka setidaknya 24.284 jiwa 6.071 KK terdampakbencana di kabupaten Kupang”, jelasnya.

 

Fasilitas Pendidikan Terdampak 16 Unit seluruhnya rusak berat.

 

Fasilitas Kesehatan Terdampak 5 Unit.

“Rusak Ringan 1 Unit, Rusak Sedang 1 Unit, Rusak Berat 3 Unit”, ujar Masneno.

 

Fasilitas Pemerintahan Terdampak 11 Unit, Rusak Ringan 2 Unit,
Rusak Sedang : 0 Unit,
Rusak Berat 9 Unit.

 

“Fasilitas Keagamaan Terdampak 12 Unit, Rusak Ringan 4 Unit, Rusak Sedang 5 Unit, Rusak Berat 3 Unit”, kata dia.

 

Lahan Pertanian yang Terdampak 8.007 Ha
Rusak Ringan 2.713 Ha, Rusak Sedang 1.548 Ha, Rusak Berat 3.746 Ha.

 

“Ini lahan Pertanian yang selama ini diusahakan masyarakat dengan menanam tanaman Holtikurtura dan Perkebunan”, terangnya.

 

Sarana Prasarana Jalan 59 Ruas Jalan Rusak Sedang 1 Ruas Jalan, Rusak Berat 58 Ruas Jalan.

 

“Jembatan 28 Unit, Rusak Ringan 9 Unit, Rusak Sedang 2 Unit, Rusak Berat 17 Unit”, pungkasnya. (Rilis).