VBL:”Kota Yang Bagus Itu Malam Terang Siang Bersih”

0 42

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kota Kupang mewujudkan Kota Kupang sebagai kota yang maju dan modern. Kemajuan Kota Kupang ditandai dengan pembangunan taman kota, jalur pedestrian (trotoar) dan lampu penerangan jalan yang diminta langsung oleh Wali Kota Kupang saat bertemu Presiden RI beberapa waktu lalu.

Pujian ini disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah di Kota Kupang, bertempat di kawasan wisata pantai Lasiana Kupang Rabu (30/09).

“Bicara kota yang bagus itu malam terang, siang bersih, parkir jelas dan bebas sampah,” ujar Gubernur.

Dikatakan, Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi NTT juga perlu melakukan servis pelayanan publik karena semua fasilitas penting ada di sini, baik pelabuhan, bandara, gedung-gedung perkantoran, semua hal yang memerlukan pelayanan publik yang ramah karenanya perlu didorong secara serius.

Terkait dengan masalah penanganan sampah di Kota Kupang, Gubernur mengatakan harus ada kolaborasi dengan pemerintah provinsi dalam merumuskan tanggung jawab masing-masing untuk selanjutnya diajukan ke pemerintah pusat.

Selain itu Gubernur menegaskan harus ada gerakan sosialisasi pada semua lini. “Khusus sampah tidak bisa dilakukan dengan pungut saja, pada semua jajaran ini harus ada gerakan sosialisasi sampai tingkat bawah termasuk menyiapkan alat angkutnya,” tuturnya.

Menurutnya sosialisasi dan gerakan buang sampah, harus dilatih sejak dini dari tingkat sekolah dasar sampai SMA, kampus-kampus, pada kantor-kantor pemerintah maupun swasta dipimpin oleh Walikota dan melibatkan jajaran forkopimda.

“Forkopimda juga turun ke sekolah, gerakan harus jalan bersama. Satu kesatuan gerak kepala daerah dan forkopimda. Ini yang perlu didesain secara baik. Walikota memimpin gerakan dan bila perlu melibatkan saya untuk turun ke sekolah-sekolah, saya sangat bersedia,” ujarnya.

Gubernur juga menyerukan agar melakukan managemen sampah pada toko-toko, hotel dan restoran. Kadis kebersihan dapat meminta bantuan pada mereka untuk dapat mengangkut sampahnya sendiri sampai pada tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga pemerintah dapat fokus pada penanganan sampah rumah tangga.

Selain sampah, Gubernur juga menyoroti tentang permasalahan parkir di Kota Kupang yang perlu ditata dengan baik. Dia minta agar setiap hotel ataupun restoran memiliki lahan parkir sendiri dan pemkot Kupang juga menyiapkan lahan parkir untuk disewakan sehingga dapat menambah PAD.

Untuk penanganan air bersih di Kota Kupang, Gubernur melakukan perlunya re-design. Menurutnya perlu dilakukan gerakan tanam air dari tingkat rumah tangga dan perkantoran agar air dapat tertampung dalam tanah selama musim hujan dan digunakan untuk penyiraman di musim kemarau. Bahkan menurutnya, air ini pula dapat dikonsumsi jika dikelola dengan teknologi yang baik. Untuk itu Gubernur minta kerjasama dengan Pemkot agar membuat proposal bersama untuk diajukan ke pemerintah pusat.

Dirinya mengatakan tengah membuat perencanaan agar tahun depan dibuka penerbangan langsung dari Kupang ke China.

Untuk itu Kota Kupang perlu berbenah baik infrastruktur maupun persiapan akomodasi serta hotel yang baik, bertaraf internasional dengan tetap menonjolkan ciri khas budaya NTT.

Terkait dengan penanganan pandemi Covid-19, menurut Gubernur selain mentaati protocol kesehatan yang utama adalah membangun imun/ daya tahan tubuh masyarakat, salah satunya dengan mengkonsumsi kelor.

Terhadap semua catatan yang disampaikan Gubernur, Wali Kota yang hadir menyampaikan terimakasih. Dirinya meminta kepada seluruh jajaran Pemkot untuk melakukan akselerasi, mewujudkan arahan gubernur.

“Semua catatan akan diperhatikan. Khusus penanganan sampah, kasih kami waktu 6 bulan untuk penataan masalah sampah,” ujarnya.

Wali Kota Kupang, pada kesempatan tersebut memaparkan sebagai Ibu Kota Provinsi dan satu-satunya kota di NTT, Kota Kupang terus melakukan penataan kota yang lebih baik namun hingga saat ini Pemkot Kupang juga masih mengalami beberapa masalah yang sedang dalam proses pembenahan seperti air bersih dan sampah.

Tentang air bersih menurut Wali Kota berkat komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat saat ini Pemerintah Kota Kupang mendapat dukungan dana untuk peningkatan kapasitas sumber air di tiga titik yakni Kali Dendeng di Kelurahan Fontein, Air Sagu di kelurahan Batuplat dan sumber air di kompleks Kampus UKAW Kupang, Kelurahan Oesapa.

Diperkirakan dengan peningkatan kapasitas ini akan ada tambahan 38 ribu pelanggan atau sekitar 231 ribu jiwa.

Walikota mengakui masalah sampah masih jadi momok yang memalukan bagi Kota Kupang.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT atas bantuan satu unit mobil penyapu jalan.

Menanggapi tawaran kolaborasi dari Pemerintah Provinsi, Wali Kota minta waktu enam bulan ke depan untuk Pemkot Kupang benahi menejemen sampah.

Usai melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, Gubernur bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo, Manggarai Barat untuk memantau persiapan menyambut kunjungan Presiden RI besok, Kamis (1/10). *PKP_ans/ghe