Covid-19 Tak surutkan Langkah Warga Rayakan HUT Kota Kefamenanu

0 63

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Corona Virus Disease 2019 sedang mengancam kehidupan manusia sejagat. Penerintah mengimbau warga untuk waspada dengan virus ini. Seluruh aktivitas yang mengumpulkan banyak orang dilarang keras. Lantas di Kefamenanu seperti apa ?

Di pusat ibukota Kefamenanu hari ini berkumpul banyak orang mengikuti perayaan HUT Kota bermotto SARI itu dengan perasaan was-was terhadap ancaman Covid-19.

“Saya menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker , mencuci tangan dan menjaga jarak. Inilah kebiasaan baru yang harus dilakukan bukan hanya pada saat pandemi tetapi dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat tetap sehat”, kata Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda TTU Fransiskus Tilis, S.I.P pada HUT ke-98 selasa (22/9).

Jajaran Pejabat lingkup Pemkab Kefamenanu ikut perayaan HUT kota Kefa ke-98 selasa (22/9)

Banyak agenda sudah disiapkan namun Civid -19 membatalkannya

“Indahnya karnaval budaya yang menggambarkan kekayaan budaya Kefamenanu tidak dapat kita laksanakan karena pandemi covid-19”, Tandasnya.

 

Meski menemui banyak kendala kota ini harus terus ditata tanpa menghilangkan moral sosial dan nilai-nilai luhur yang dimiliki

“Kota Kefamenanu sebagai ume naef , ume mese yang merupakan tempat ternyaman di Biinmafo dan semua orang yang datang ke kota ini”, kata Ray.

 

Melalui program yang telah dicanangkan Pemerintah terus berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dalam kota, demi menjadikan kota ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah juga terus berupaya menjaga kebersihan, menjadikan kota ini ramah anak, ramah terhadap kaum perempuan dan ramah bagi semua orang”, ucapnya.

 

Pembangunan dan penataan kota terus digenjot hal ini terlihat dari pembangunan jalan dan drainase, lampu penerangan jalan, sarana prasarana ekonomi dan berbagai fasilitas lainnya.

“Pemerintah juga mendorong sektor-sektor lain seperti pendidikan, kesehatan dan sosial budaya.

“Upaya untuk menjadikan kota Kefamenanu sebagai rumah besar, rumah yang menyatukan semua orang bukan hanya tugas pemerintah tetapi juga masyarakat. Mari bersama mewujudkan TTU yang sejahtera”, pungkasnya.