Dua Tahun Kepemimpinan Viktory – Jos, Pariwisata paling Menonjol

0 77

KUPANG, FLOBMORA-SPOT.COM – Memasuki dua tahun kepemimpinan Gubernur Victor Bungtilu Laiskodat dan Yosef Adrianus Nae Soi memberikan banyak dampak positif dalam bidang kesehatan , ekonomi terlebih dalam pembangunan infrasturktur dan berbagai sector lainnya, namun yang paling banyak diperhatikan saat ini adalah sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor utama (prime mover)dalam pembangunan Provinsi NTT .

Untuk melihat sejauh mana  perkembangan pembangunan provinsi NTT pemerintah provinsi NTT melaksanakan kegiatan “BERBAGI INFORMASI MENGUNGKAP JEJAK-JEJAK KARYA 2 TAHUN KEPEMIMPINAN VICTOR BUNGTILU LAISKODAT DAN JOSEF A. NAE SOI”, sabtu (05/09).

 

“Membangun pariwisata adalah membangun peradaban, menciptakan dan melayani ekspetasi imajinasi manusia. Pariwisata harusnya mewujudkan kualitas hidup atau Quality of life masyarakat NTT melalui pembangunan dan peningkatan aspek fundamental pariwisata”, kata Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat dalam rilis yang diterima Wartawan.

Aspek fundamental pariwisata yakni aspek atraksi , akomodasi, aksebilitas, amenitas dan awareness, kelima aspek inilah yang dinilai dapat membantu membangun pariwisata NTT menuju ke arah lebih baik.

“Jika kualitas hidup masyarakat desa dan kota berubah ke arah lebih baik , maka banyak wisatawan yang akan tertarik”, katanya.

Selama kepemimpinan Victor Laiskodat dan Josef Nae Soi sudah banyak perubahan yang dilakukan dalam bidang pariwisata baik dalam pengelolaan lokasi destinasi wisata maupun fasilitas yang ada di setiap destinasi wisata. Pembangunan pariwisata yang dilakukan di beberapa destinasi wisata di ntt yakni kampung Lamalera dimana Gubernur telah membangun 20 homestay di 20 rumah penduduk, ada juga pembangunan cottage di destinasi wisata pantai liman, pantai praimadyta dan pantai mulut seribu.

Dukungan lain dalam pembangun pariwisata selain fasilitas juga dilakukan peningkatan akses jalan, pembangunan sumber air bersih berupa sumur bor. Bukan hanya itu saja pembangunan amenitas lainnya yakni restoran,lopo, toilet , gerai-gerai karya UMKM , areal parkir dan fasilitas kesehatan sedang dalam pengerjaan.

 

Victor kembali mengatakan, besarnya energi yang dikeluarkan dalam membangun pariwisata harus mampu mewujudkan ekspetasi imajinasi para wisatawan. “keadaan riil dari sebuah destinasi wisata harus sinkron dengan apa yang ada dalam pikiran mereka (para wisatawan)”,kata victor lagi.

 

Victor dan Josef menuturkan apa yang dikerjakan saat ini adalah “emas” , ” suatu saat perekonomian NTT akan menguat dan arus keluar uang dari NTT sudah bisa dibendung.  Sebuah kepemimpinan yang demokratis harus memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Demokrasi tanpa kesejateraan adalah sebuah kemunafikan, sebuah dosa politik”, tutup keduanya. (ELLENA)