VBL:”Perlu Terobosan Luar Biasa Dalam Pengembangan Pertanian NTT”

0 140

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Bupati Kupang Korinus Masneno melakukan panen padi perbenihan di Desa Kauniki Kecamatan Takari Kabupaten Kupang dalam rangka mendukung revolusi 5 P Kabupaten Kupang mewujudkan NTT Bangkit menuju sejahtera, Rabu (12 Agustus 2020).

Gubernut NTT VBL dan Bupati Kupang Korinus Masneno panen padi Rabu (22/8)

“Perlu terobosan yang luar biasa dan kerja keras, kerja sama semua elemen dalam mensukseskan pengembangan pertanian di NTT”, ujar Gubernur dalam sambutannya.

Dirinya mengapresiasi Revolusi 5P yang diluncurkan Pemda Kabupaten Kupang yang menjadi spirit dalam membuat perubahan dan terobosan, memajukan sektor-sektor pembangunan khususnya dalam bidang pertanian dan perkebunan.

“Saya apresiasi revolusi 5P Pemkab Kupang, artinya ada keseriusan untuk berkerja di Kabupaten Kupang. Perlu gerakan besar-besaran dari semua stekholder mulai dari Bupati dan jajaran, Camat, para Kades serta masyarakat untuk turun bekerja dan meraih sukses,” Ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan pengembangan pertanian di NTT, pada tahun 2021 mendatang Pemrov NTT akan mengalokasikan anggaran sebesar 100 Miliar guna mendukung pengembangan pertanian dan perkebunan di NTT.

“Saya berharap semua elemen mendukung dan siap berkerja keras, kerja nyata mensukseskan program pertanian baik persawahan maupun pertanian lainya termasuk program tanam jagung panen sapi”, tegasnya.

Para petani dihimbau Gubernur untuk menanam dan merawat tanaman dengan penuh cinta kasih, bukan hanya berkerja keras.

Bupati Kupang Korinus Masneno menyatakan rasa terima kasih atas dukungan dan motivasi Pemerintah Provinsi NTT terutama dari Gubernur NTT dalam memajukan pertanian di NTT.

“Pertanian merupakan salah satu bidang dari program revolusi 5 P Pemkab Kupang, yakni berkerja secara revolusioner pada bidang Pertanian, Perkebunan, peternakan, perikanan dan pariwisata.

“Kehadiran Gubernur memberikan semangat dan energi luar biasa untuk kami bangkit. Terima kasih pak Gubernur,” ungkap Masneno.

Sementara itu pengawas benih tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Nelson Edison Bulan menjelaskan luas lahan penanaman benih yang dipanen keseluruhan seluas 157 Ha dan dipanen menjadi calon benih seluas 73,5 Ha. (Humas kab. Kupang/Ellena).