OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Bupati Kupang Yosef Lede secara resmi menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan PT Garam Cahaya Indonesia sekaligus meluncurkan produk garam konsumsi unggulan bermerek “Teluk Koepang.
Kegiatan berlangsung Senin (27/7) di lokasi pabrik perusahaan tersebut, yang terletak di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, disaksikan Pimpinan PT Garam Cahaya Indonesia, Daniel Cherlin dan Direktur Stanly Jaya Pranata.
Langkah ini merupakan wujud nyata upaya Pemerintah Kabupaten Kupang memaksimalkan potensi sumber daya alam daerah melalui kemitraan erat dengan pihak swasta.
Bupati Yosef Lede menyampaikan, kegiatan ini adalah bukti komitmen pemerintah untuk mengelola potensi daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Padahal, kualitas garam yang dimiliki Kabupaten Kupang dikenal sangat istimewa, bahkan diklaim sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
“Kerja sama dan peluncuran Garam Kupang Emas ini menjadi langkah nyata kita memberdayakan kekayaan alam untuk kesejahteraan masyarakat. Selama ini kendala utama bukan pada kualitas hasil produksi, melainkan kepastian pasar. Melalui kerja sama ini, pemerintah tidak hanya berupaya menambah Pendapatan Asli Daerah, tetapi juga menjamin ketersediaan pasar agar pelaku usaha semakin berkembang,” ujarnya.
Untuk menjamin penyerapan hasil produksi, tegas Bupati, akan segera menerbitkan Surat Keputusan yang mewajibkan seluruh jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart, serta instansi terkait di wilayah Kabupaten Kupang memprioritaskan produk Garam Kupang Emas.
Pemerintah juga telah menjajaki kerja sama pemasaran dengan daerah tetangga seperti TTS dan TTU, hingga menjajaki pasar DKI Jakarta.
“Nantinya jika produksi sudah mampu mencukupi kebutuhan lokal, tidak akan ada lagi garam dari luar daerah yang beredar di sini. Semua yang dipakai adalah produk kita sendiri,” tegasnya.
Lebih jauh, kerja sama ini diharapkan turut membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara berkelanjutan. Bahkan, dalam jangka panjang, produksi garam dari Kupang diproyeksikan menjadi bagian dari solusi nasional untuk mengurangi ketergantungan impor garam.
“Kualitas harus selalu dijaga, sementara kuantitas perlu terus ditingkatkan. Ini baru langkah awal. Mulai dari memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, nanti kita kembangkan hingga mampu menyediakan kebutuhan garam untuk keperluan industri,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur PT Garam Cahaya Indonesia, Daniel Cherlin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki.
Menurutnya, iklim kemitraan yang dibangun sangat mendukung pelaku usaha untuk berinvestasi dan berkembang, yang pada akhirnya membawa manfaat besar bagi pemerintah maupun masyarakat luas.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Asisten III Sekda Kabupaten Kupang Juhadri Selan, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. Juga hadir jajaran manajemen PT Garam Cahaya Indonesia Stanley Jaya Pranata, Camat Kupang Tengah Yunisthya Padja, Camat Kupang Timur Marina Ludji. Kepala Desa Oebelo Marthen Hala, serta perwakilan penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG). (Laporan: Tery).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




