Masyarakat Tidak Boleh Tertekan Dengan Penerapan New Normal

0 114

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Lurah Kolhua Silvester Hello ketika dikonfirmasi di Ruang Kerjanya tentang penerapan New Normal di Kota Kupang Kamis, (11/6/20) mengatakan, tidak boleh ada tekanan terhadap masyarakat dalam pemberlakuan perilaku baru ini.

 

“Kita tetap berpedoman pada himbauan Pemerintah pusat itu tentang pentingnya menjaga diri dengan protokol ssecara nasional ini. Pake masker ke mana-mana, Cuci tangan, dan jaga jarak, begitu. Kita tidak bisa menekan masyarakat”, kata Hello.

 

Menurut dia, bila ingin lebih tegas dibutuhkan regulasi yang bisa menjadi landasan bagi Pemerintah di bawah dalam mendorong perilaku baru ini.

“Kalo tidak ya kita masih pake cara mengimbau. Syukur masyarakat ikut. Tapi untuk pesta-pesta dipastikan tidak. Nikah di Gereja boleh karena tidak banyak orang jadi protokol kesehatannya mudah diatur. Itu sesuai protokol Nasional”, tambah dia.

 

Ketika disampaikan bahwa tidak ada yang berubah pada pemberlakukan New Normal Vester menjawab iya. “Hanya memang butuh waktu menuju suatu perubahan, karena yang menjadi tidak biasa ini karena ada protokol.kemarin kita biasa-biassa saja saat ini kita tiba-tiba harus pake maske, cucu tangan selalu, jaga jarak, ini hal baru bagi kita”, ucap dia.

New normal merupakan kehidupan yang akan dijalankan seperti biasa ditambah dengan protokoler kesehatan. New normal diusulkan sejalan dengan belum ditemukan vaksin atau penangkal virus corona.

Kondisi ini diciptakan untuk menata kehidupan dan perilaku baru, saat virus Corona merebak, yang akan dibawa  sampai tertemukannya vaksin untuk Covid-19 ini. (Sintus)