Miris !! Setelah Rumah Dibongkar Tidak Bisa Dibangun Kembali. Mengapa ?

0 166

MALAKA, FLOBAMORA-SPOT.COM –  Miris. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan situasi yang dialami  Simon Seran Bouk di Desa Raimataus Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Bagaimana tidak setelah rumah tinggalnya dibongkar ia tidak bisa membangun kembali karena bantuan yang disalurkan Kepala Desa Raimataus Donatus Nahak Seran tidak utuh sampai ke tangannya. Dana yang diberikan kades (tidak disebutkan nilainya) hanya bisa pmembangun Fondasi. Tidak hanya sampai di situ sejumlah uang Simon Seran Bouk diambil Kades (sebelum jadi Kades) untuk  pembelian anak Sapipun belum juga direalisasi.

“Karena dapat bantuan itu  untuk bangun rumah makanya saya bongkar rumah saya yang dulu beratap alang-alang dan saya tebang 1 pohon mangga dan 4 pohon kelapa yang siap untuk pakai buatkan rumah, tetapi sampai hari ini tidak ada realisasi apapun dari Pemdes Raimataus,” jelas Simon kesal.

“Saya kesal sekali dengan kinerja Pemdes Raimataus,” kata Simon lagi.

Tak sabar menunggu Simon sempat mendatangi Kades di rumah dan menanyakan hutang anak Sapi pada Kades Raimataus yang belum juga dikasih.

“Saya sempat ke rumah Kepala Desa Raimataus untuk tanyakan hutang (anak sapi) itu, akan tetapi respon dari kepala desa katanya saya pergi untuk tolak rumah bantuan, padahal tujuan saya adalah pergi untuk minta hutang yang sudah lama mereka ambil uang dari saya. Saya kasih uang untuk beli anak sapi yang masih dalam perut itu semenjak dia belum menjabat sebagai Kepala Desa Raimataus,” lanjut Simon.

Ia berharap, Pembangunan yang sudah dimulai bisa dilanjutkan.

Saat ini Simon untuk sementara tinggal menumpang di rumah anaknya.

Informasi yang dihimpun Media ini, bantuan 5 unit rumah bagi masyarakat Raimataus dianggarkan pada Tahun Anggaran 2019. Empat unit rumah susah selesai dikerjakan, sedangkan 1 unit rumah milik Simon sampai sekarang baru fondasi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari Kepala Desa Raimataus. (Sintus)

 

Sumber:Suluhdesa

Pewarta: fecos/fecos