Dukung Gugus Tugas, GMKI Kupang Terjun Langsung Semprot Disinfectan

0 200

Ketua Cabang (Kecab) GMKI cabang Kupang Ferdinan Umbu Tay Hambandima.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – –  Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia cabang Kupang (GMKI) sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan yang selama ini berperan aktif dalam hal kemanusiaan dan gerejani, tidak tinggal diam melihat setiap aksi yang dilakukan Pemerintah melalui gugus Tugas Penanganan Corona virus diseas 2019 (Covid-19). Mereka ikut serta dalam membantu pencegahan covid- 19 dengan turun langsung melakukan penyemprotan disinfectan baik di kota Kupang maupun di desa-desa di wilayah Kabupaten Kupang.

Ketua Cabang (Kecab) GMKI cabang Kupang Ferdinan Umbu Tay Hambandima ketika ditemui di SC GMKI Kupang Senin (20/04) menuturkan, pihaknya bersama beberapa BPC (Badan Pengurus Cabang), anggota dan juga PK (Pengurus Komisariat) melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah yakni Desa Nunkurus, Oelamasi  Kabupaten Kupang dan di Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang.

“saya bersama 11 orang teman yang terdiri dari BPC, PK dan juga anggota melakukan penyemprotan disinfektan di desa Nunkurus dan Kelapa Lima”, katanya Ferdi.

Ia mengatakan, tindakan pemerintah dalam mencegah penularan virus corona ini adalah tindakan yang baik dalam melindungi masyarakatnya dari segi kesehatan dan keselamatan masyarakat sehingga perlu didukung.

“Semua yang dilakukan pemerintah dalam menangani virus ini untuk keselamatan dan untuk menjaga kesehatan rakyatnya, sebagai Mahasiswa kami perlu dukung”, tutur Umbu.

Mengenai Sosial Distancing ia menambahkan, social distancing yang dilakukan oleh pemerintah merupakan hal yang sangat membantu, karena dapat mengurangi penularan virus covid -19.

“Pemerintah tahu bahwa corona virus ini sedang mengancam dunia ” tuturnya lagi

Terkait Permintaan Pemerintah kepada masyarakat agar tinggal di rumah saja Ferdi menilai, kebijakan itu sangat baik namun belum tegas dalam upaya mencegah penyebaran virus ini.

“Masih ada yang berkeliaran bahkan tanpa Masker. Memang serba salah ya apalagi masyarakat kecil yang tidak punya penghasilan bulanan sehingga jika di rumah saja akan menyulitkan dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Ini juga harus dipikirkan”, tuturnya.

Ia menambahkan pemerintah bersama dengan Pemimpin agama dan gereja-gereja bisa duduk bersama untuk membicarakan skema bantuan kepada masyarakat menengah ke bawah agar mereka tetap di rumah saja demi menjaga keselamatan dan tetap dapat makan.

“Di setiap gereja pasti memiliki kas gereja, itu bisa dimanfaatkan untuk membantu umat”, ujarnya.

Pada akhir wawancara Ferdi minta kepada anggota GMKI Kupang yang berjumlah 10.000-an orang agar tetap di rumah saja, membuat hand sanitizer dan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga.

“Kita ikuti anjuran pemerintah. Di Sekretariat GMKI kami membuat hands sanitizer untuk diberikan kepada masyarakat”, pungkasnya. (Ellena Christine).