Lacak Orang – Orang Yang Kontak Dengan Pasien Covid 01, Bukti Keseriusan Pemkot Tangani COVID-19

0 197

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pemerintah Kota Kupang sangat serius dalam penanganan Coronavirus (Covid-19) salah satunya dengan melakukan tracing (melacak) orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif (Pasien 01) Covid-19 El Asamau.

Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga giat mempersiapkan hal-hal terkait penanganan Covid-19 di Kota Kupang.

“Dengan adanya pasien 01 maka Pemkot perlu segera mengambil langkah-langkah inisiatif yang cepat dan tepat,” tegas Wakil Walikota, dr. Hermanus Man ketika memimpin rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang Selasa, (14/4) pagi.

Rapat tersebut dilaksanakan guna mendorong tindak lanjut konkrit dari instruksi Wali Kota Kupang untuk pembentukan satuan tugas penanganan Covid-19 di tiap-tiap Kelurahan. Terutama dalam upaya tracking and tracing (pelacakan dan penelusuran) semua orang yang pernah berkontak dengan pasien 01.

Kadis Kesehatan, Kota Kupang drg. Retnowati melaporkan, hasil dari tracking and tracing yaitu data kontak by name by address sedang dipantau lebih lanjut. Sementara yang pernah berkontak erat sudah di laksanakan rapid test dan hasilnya dinyatakan negatif.

Sementara PCR berupa swap tenggorok sendiri sudah diambil dari yang melakukan kontak erat dan sudah dikarantina secara mandiri sambil menunggu hasil PCR, dan selalu dipantau agar tidak ada kontak dengan orang lain selama menanti hasil PCR.

Selain itu dalam rapat tersebut dipaparkan kesiapan Pemerintah Kota Kupang dalam percepatan pencegahan penyebaran Covid-19, antara lain; empat rumah sakit second line yang telah disiapkan antara lain RSUD S. K. Lerik, RS Bhayangkara Drs. Titus Ully, RS Tentara Wirasakti dan RS Siloam.

Rumah sakit second line hanya akan menerima pasien dalam pemantauan (PDP) bergejala ringan hingga sedang yaitu warga Kota Kupang dan orang yang kebetulan berkunjung ke Kota Kupang dalam artian sebagai tamu, bukan hanya sekedar singgah.

Untuk menunjang rumah sakit second line, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan tiga unit mobil ambulans khusus penanganan Covid-19.

“sementara sedang disiapkan terutama branding untuk lebih mempertegas fungsinya,” lapor drg. Retnowati.

Lebih lanjut dilaporkan bahwa semua kasus rujukan akan dilimpahkan ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Yohanes, sementara Pemerintah Kota Kupang sendiri menyiapkan ruangan yang dilengkapi alat hepafilter bagi PDP.

Pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan anggaran sebesar 48,5 milyar hasil rasionalisasi APBD II yang dialihkan untuk membiayai penanganan Covid-19 di Kota Kupang. (PKP/sintus)