Bantu Atasi Covid – 19, Sukarelawan Puskesmas Masuk Daftar “Honda”

0 95

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Dalam mencegah dan Menangani wabah covid 19 diwilayah Kabupaten Kupang Bupati dan Wakil Bupati Kupang menempuh berbagai langkah. Selain menyiapkan anggaran tak terbatas bagi dinas kesehatan Pemkab Kupang juga mengakomodir tenaga sukarela di puskesmas dan RSUD Naibonat menjadi tenaga honor daerah (Honda).

Hal ini dilakukan untuk memenuhi persoalan kekurangan tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah corona.

Bukan hanya itu, Alat Pelindung Diri (APD) yang selama ini dikeluhkan tenaga kesehatan diwilayah ini, dalam minggu ini sudah mulai didistribusikan ke setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan RSUD Naibonat.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe usai rapat bersama Kadis Kesehatan Robert Amaheka,Kadis PMD Charles Panie, Direktur RSUD Naibonat dr.Erol Nenobais dan 13 Kepala Puskesmas terkait kesiapan Pemda dalam menanggulangi covid19 diruang Rapat Wabup, Rabu, (1/4/20).

“Kita tidak tinggal diam dan kita sangat serius dalam pencegahan covid19 di kabupaten Kupang. Kesepakatan kita hari ini,APD untuk tenaga kesehatan baik dipuskesmas maupun rumah sakit Naibonat minggu ini sudah mobilisasi.Tenaga sukarela yang selama ini mengabdi di puskesmas dan RSUD Naibonat juga akan kita verifikasi untuk diangkat jadi tenaga honor daerah.Tapi ingat bukan tenaga yang baru masuk”Ungkap Wabup Manafe.

Pemda akan merasionalisasi beberapa kegiatan dan dialihkan untuk penanganan covid19 termasuk insentif nakes dan pengadaan ruang isolasi di beberapa puskesmas. Pemkab juga akan menyiapkan beberapa ruang disinfektan disetiap batas wilayah sehingga bisa mencegah masuknya wabah melalui keluar masuk warga.

Soal kesiapan ruang isolasi saat ini di RSUD Naibonat sudah ada dua ruang isolasi dengan jumlah tempat tidur sebanyak 12 unit. Di RSUD Naibonat juga sudah ada 80 unit Rapid test dan 1 buah Swapp yang sementara diadakan sehingga dalam minggu ini sudah bersedia.

Sementara Kepala PMD Charles Panie mengatakan sesuai dengan edaran Kementerian Desa, Dana Desa tahun ini diwajibkan untuk mengalokasikan anggaran untuk disinfektan di wilayah desa bekerja sama dengan tenaga kesehatan yang ada di puskesmas.(Sintus)

 

Sumber: Obornusantara.com

Pewarta:Kenzo