Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang di NTT Turun 0, 76 Poin

0 91

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tnggara Timur Darwis Sitorus kembali merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 1 april 2020.

“Bulan Februari 2020 TPK Hotel Bintang sebesar 38,50 persen, turun 0,76 poin dibanding TPK Januari 2020 yang sebesar 39,26 persen” kata Darwis.

 

Menurut dia, Jumlah tamu menginap pada hotel bintang bulan Februari 2020 sejumlah 30.693 orang dengan rincian 28.209 orang tamu nusantara dan 2.484 orang tamu mancanegara.

 

“Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang pada bulan Februari 2020 selama 1,74 hari. Rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,64 hari dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 2,74 hari”, ujarnya lagi.

Sedangkan Jumlah penumpang angkutan udara yang tiba di NTT pada bulan Februari 2020 berjumlah 131.370 orang penumpang yang berangkat berjumlah 139.946 orang.

 

Mengenai Perkembangan angkutan udara sipil Nusa Tenggara Timur 2020 ia menjelaskan, Jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Februari 2020 sebanyak 131.370 orang sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 139.946 orang.

 

“Pada Februari 2020, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari-Kota Kupang (48,68 persen), Komodo-Manggarai Barat (16,70 persen), Tambolaka-Sumba Barat Daya (5,33 persen), danFrans Seda-Sikka (5,29 persen)”, jelasnya.

 

Ia mengatakan, Jumlah penumpang angkutan udara pada Februari 2020 sebanyak 271.316 orang, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Februari tahun sebelumnya yang berjumlah 221.016 orang.

“Adapun jumlah penumpang pada bulan Februari 2020 mengalami penurunan sebesar -9,61 persen dibandingkan bulan Januari 2020 yang berjumlah 300.151 orang”, urainya.

 

Jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui pintu darat lintas batas Atambua pada bulan Februari 2020 sebanyak 6.979 orang.

“Jumlah ini mengalami penurunan sebesar -44,07 persen apabila dibandingkan dengan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk pada bulan Januari 2020 yaitu sebesar 12.478 orang”, pungkasnya. (Ellena Chrisine).