Dana 30 – 40 Milyar Untuk Infrastruktur Pantai Teres Sudah Tersedia

  • Bagikan
Kadis PUPR Kabupten Kupang Joni Maclon Nomseoh

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pembangunn Pantai Teres di Amarasi Selatan bukan hanya wacana. Pembangunan Destinasi itu segera dimulai, karena anggarannya telah tersedia.

Hal ini sejalan dengan mimpi Bupati Dan wakil Bupati Kupang untuk membangun Pariwisata Kabupatn kupang satu tahu satu destinasi.

“Mimpi Bupati dan wakil Bupati ini harus didukung dengan kesiapan infrastruktur. Untuk itu kami di dinas PUPR 2020 mendapat anggaran dana Alokasi Umum (DAU) cukup untuk pekerjaan jalan ke Pantai Teres. Bapa bupati mau fokus satu tahun satu destinasi. Dana kita Kurang lebih 30 – 40 Milyar”, kata Kadis PUPR Kabupaten Kupang Maclon Joni Nomseoh ketika ditemui flobamora-spot.com di Ruang Kerjanya Selasa (3/3/20).

Ia merinci, khusus infrastruktur Jalan pihaknya kan membangun kurang lebih 4 Kilo meter dari arah Radar menuju Fatu Braun dan Pantai Teres.

“Kita juga ada rehab irigasi. Ada sawah di situ. Selain sawah yang sudah ada mungkin ada lahan baru yang bisa diairi. Kemudin ada jaringan air bersih dari Mata air Manenu dan Tunhiut di atas Radaar situ. Juga ada mata air lain kita alirkan menuju destinasi wisata Teres. Dana yang tersedia untuk ini  2,5 M. Kalo air tersedia maka destinasi itu akan hidup. Pariwisata dia bangun lopo air juga harus terbangun”, jelasnya.

“Kemudian kita ada pemeliharan jembatan,  jalan  pantai Puru  2 km. Itu satu paket karena orang dari pntai Puru bisa langsung ke Teres lewat Pantai Selatan’, ucap dia.

Tidak hanya sampai di situ PUPR kabupaten juga memiliki dana yang cukup untuk membangun listrik Terpadu yang menggunakana Solar Shell sekitar 6 M.

“Konsultan Perencna dia hitung dulu. Sumber energinya itu diambil dari energi Listrik yang kami bangun nanti. Lebih dari itu puji Tuhan. Pemanfaatannya lebih diutamakan untuk penerangn jalan, penerangan daerah destinasi apabila kelebihan kapasitas energi kami bisa jual ke PLN. Kita kan harus ada otak enterpreneur sedikit. Kita rencanakan harus yang terbaik kapasitas yang tersedia misalnya 3 MW yang terpakai hanya 1 MW 2 nya kita jual. Lokasi listrik sedang disurvei tapi itu dilakukan oleh tenaga ahli. Tenaga profesional yang kerja jadi kita siap terima”, jelas Mantan Pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang ini.

Lantas kapan Proses Pekerjaan tersebut dilakukan pak Kadis ? “Kemarin sudah mulai kita poses seluruh kegiatan yang direncanakan, nanti kita serahkan ke Pokja. Siapa yang bersaing di situ, yang menentukan pemenang siapa, itu dari pokja Pengadaan barang dan jasa.  Siapa yaang menang datang sini baru mulai berkontrak melalui Pejabat Pembuat komitmen (PPK) bukan dengan saya. Dokumen seperti syarat-syarat, perencanaa ini ini ha kita usahakan supaya anggaran yang besar ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat”, urainya.

Menurut dia, Yang paling lama dari seluruh item pekerjaan yang menjadi tanggungjawab dinas PUPR yakni pada pembangunan Listrik.

“kalau jalan, irigasi sudah biasa kami lakukan mungkin yang agak kendala itu listrik. Tapi itu oleh ahli. Pertanyaan item mana  yang kemungkinan paling lama diselesaikan ya ini motivasi bagi kami ya diharapkan Pokja sudah terbentuk supaya di sana lelang dimulai, kita kirim dokumen. PPK saya sudah tunjuk / angkat, kirim dokumen  sudah ke pokja. Ha nanti setelah itu bagaimana Pokja itu yang bekerja. Siapa pemenang mulai kerja sekarang”, terangnya.

Ia optimis tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan proyek Pembangunan jalan menuju Pantai Teres dan beberapa item lainnya.

“Dia akan selesai tepat waktu. Paling lambat itu akhir Desember pekerjaan sudah selesai. Tinggal pemeliharaan saja. (sintus)

  • Bagikan