Harga Biji Lamtoro Teramba Capai 50.000/KG 

0 6.208

CAMPLONG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Pengembangan pakan ternak Lamtoro dan Teramba lewat revolusi 5 P saat ini gencar dilaksanakan masyarakat Kabupaten Kupang. Bukan hanya daun Lamtoro Teramba tapi bijinya bisa mendatangkan duit. Tak tanggung-tanggung nilainya mencapai Rp 50.000 perkilo gram.

Masyarakat yang tergabung dalam 5 kelompok tani di Desa Camplong II Kecamatan Fatuleu berhasil menjual lebih kurang 3.800 kg biji Lamtoro Teramba dari lahan seluas 356 Hektar.
“Masyarakat sangat merasakan manfaat dari kegiatan menanam Lamtoro Teramba baik untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan bijinya mempunyai nilai ekonomis yang jika dijual harganya mencapai Rp. 50.000/Kg”, kata Ketua Kelompok Tani Talekomonit Daniel Fatutuan pada kegiatan penanaman HMT Lamtoro Teramba di Desa  Camplong II Kecamatan Fatuleu oleh Bupati Kupang Korinus Masneno, Sabtu (1/2/2020).

Bupati Kupang sedang menanam Lantoro Teramba di Camplong kabupaten Kupang Sabtu (1/2)
Bupati Kupang Korinus Masneno sedang menanam Lamtoro Teramba di Camplong kabupaten Kupang sabtu (1/2).

Menurut Fatutuan, bersama Kelompok tani lainnya pihaknya sudah mulai mengembangkan tanaman lamtoro teramba sejak tahun 2015 dan terus dikembangkan hingga kini melalui program revolusi 5 P ( di bidang Pertanian Peternakan).

Lebih lanjut Daniel menjelaskan masyarakat sangat mendukung program revolusi 5 P yang dicanangkan Pemkab Kupang sehingga masyarakat di Desa Camplong II terus bersemangat mengembangkan pakan ternak ini secara baik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Kupang dan jajaran sehingga pada periode Februari 2020 ini siap kembali menanam lamtoro teramba di lahan 60 hektar”, ucap dia.

Selain itu jelas Daniel, bersama kelompok tani lainnya yakni KT. Sapu Tani, Tunas Muda, Sanaktuan, Setetes Madu telah memelihara sapi dan telah mengikuti kegiatan inseminasi buatan dengan jumlah sapi mencapai 344 ekor lebih.

“Saya berharap lewat pengembangan pakan ternak lamtoro teramba ini akan semakin mensejahterakan masyarakat dan menjadikan camplong II pusat lamtoro teramba”, katanya.

Bupati Kupang Korinus Masneno sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat masyarakat desa Camplong II dalam mengembangkan pakan ternak Lamtoro Teramba.

Menurut Masneno, uji coba pertama tanaman Lamtoro teramba dilakukan di Desa Camplong II dan hasilnya sangat memuaskan hingga bisa berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Saya bangga Desa ini sudah menanam lamtoro teramba. Apresiasi yang tinggi untuk semangat masyarakat yang tanam dan  tidak berpuas diri sehingga hari ini kembali menanam lamtoro teramba dilahan 60 hektar. Tugas kita Pemerintah adalah hadir bersama masyarakat, memberi motivasi dan menjadi contoh, tentu kuncinya ada pada semangat masyarakat untuk maju dan berhasil,” ungkap Bupati Masneno.

Masneno menjelaskan, jika masyarakat sungguh-sungguh giat untuk mengembangkan pakan lamtoro Teramba sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan pakan ternak dalam upaya meningkatkan kaulitas produksi peternakan sapi sehingga dalam 6 bulan sudah bisa memberikan hasil.

Sapi yang diberikan pakan lamtoro teramba 6 bulan akan dapat dijual dengan harga yang baik dan keuntungannya bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat baik untuk pendidikan anak, untuk biaya kesehatan, biaya membeli kebutuhan sehari-hari dan lainnya.
Lebih lanjut Orang Nomor Satu di Kabupaten Kupang tersebut menjelaskan bahwa Revolusi 5 P bergerak pada potensi yang ada di masyarakat.

“kita membangun dari apa yang kita miliki dan dapat kita kerjakan. Lamtoro teramba merupakan potensi yang sangat baik untuk kita kerjakan, karena ditanam satu kali dapat dipanen berulang kali dan memiliki nilai ekonomis,” Jelas Masneno.

Dirinya mengajak masyarakat Kabupaten Kupang untuk terus berkerja dan berusaha membangun diri menjadi lebih baik. Untuk maju, kita perlu berkerja cepat, kerja cerdas dan membangun secara revolusioner dalam 5 Bidang yakni bidang Pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan kelautan dan Pariwisata. (Humas / sintus).