KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Puluhan warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, bergotong-royong membersihkan lokasi yang direncanakan menjadi arena Festival Budaya tingkat Kelurahan Bello.
Kegiatan kerja bakti berlangsung Jumat (30/10/2026) di eks lapangan sepak bola, tanah milik keluarga Lopo, RT 006/RW 003, Kelurahan Bello.
Kerja bakti dipimpin langsung Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Bello, Valens Fina, bersama sekretaris dan bendahara panitia. Warga dari lingkungan RW 003 dan RW 004 tampak antusias mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Warga bahu-membahu membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah plastik, serta menata lingkungan sekitar lapangan agar layak digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan festival.
“Persiapan lokasi ini membutuhkan dukungan semua pihak. Karena itu, kami mengajak warga untuk terlibat langsung melalui kegiatan gotong royong agar arena festival dapat dipersiapkan dengan baik,” kata Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Bello, Valens Fina, di sela-sela persiapan lokasi.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menyukseskan kegiatan budaya tersebut.
Panitia tidak ingin persiapan festival hanya menjadi tanggung jawab pengurus, tetapi juga melibatkan warga sebagai bagian dari masyarakat Bello.
“Festival ini merupakan kegiatan bersama. Kami berharap semangat kebersamaan dan partisipasi warga tetap terjaga, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan nanti,” ujarnya.
Terkait jadwal pelaksanaan, Valens menjelaskan, semula festival direncanakan berlangsung pada 6–9 November 2026. Namun, jadwal tersebut kemungkinan bergeser menjadi 16–18 November 2026.
“Memang rencana awal pelaksanaan pada 6 sampai 9 November. Namun, ada kemungkinan jadwal digeser ke 16 sampai 18 November karena mempertimbangkan kemungkinan kehadiran langsung Wali Kota Kupang dan perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” katanya.
Meski demikian, Valens menegaskan, perubahan jadwal tersebut masih berupa rencana. Panitia masih melakukan koordinasi dan menunggu kepastian lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap Festival Budaya Kelurahan Bello tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat setempat. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




