OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang, Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pelabuhan Rakyat, Selasa (13/10/2026) di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat.
Sesuai rencana, pembangunan itu akan menghabiskan dana Rp8 milyar lebih.
Bupati Kupang Yosef Lede dalam sambutannya menjelaskan, Pelabuhan Rakyat Bolok dirancang untuk menjalankan dua fungsi utama, yakni sebagai sarana penyeberangan masyarakat, khususnya dari dan menuju Pulau Semau, serta sebagai tempat pendaratan dan pemasaran hasil tangkapan ikan.
Kehadiran fasilitas ini jelasnya menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi dan pendukung kegiatan ekonomi yang lebih memadai.
Bupati menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Kupang.
Menurutnya, anggaran daerah harus dikelola secara bertanggung jawab dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang memberikan manfaat nyata.
“Anggaran yang kita kelola adalah uang negara yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya kami bersama Wakil Bupati untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat dari anggaran yang diperjuangkan melalui APBD,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok merupakan salah satu upaya mencari solusi atas kebutuhan penyeberangan masyarakat Pulau Semau.
“Aktivitas masyarakat yang terus berlangsung membutuhkan akses transportasi yang memadai, baik untuk mobilitas warga maupun untuk mendukung kegiatan ekonomi. Karena itu, penyediaan fasilitas penyeberangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan daerah”, terang dia.
Pemerintah terus mendorong pembangunan.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kupang terus mendorong pembangunan berbagai fasilitas pendukung pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat.
Selain Pelabuhan Rakyat Bolok, pemerintah daerah juga memperjuangkan pembangunan fasilitas perikanan, termasuk tempat pelelangan ikan, serta pengembangan kampung nelayan melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan sektor kelautan dan perikanan perlu didukung sarana yang memadai agar potensi sumber daya laut Kabupaten Kupang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Dengan tersedianya fasilitas pendaratan dan pemasaran ikan, aktivitas nelayan dapat berkembang, peluang usaha terbuka, dan kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah semakin meningkat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Hengky Loden, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas perjuangan anggaran pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok.
Ia menyebutkan, pembangunan dengan anggaran lebih dari Rp8 miliar tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Kecamatan Kupang Barat, khususnya Desa Bolok, sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta peningkatan pendapatan daerah.
Hengky berharap pembangunan pelabuhan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi wilayah sekitarnya.
Kadis Perhubungan Kabupaten Kupang Frits Kuhurima dalam laporannya menyatakan dengan peletakan batu pertama pembangunan pelabuhan rakyat bolok sebagai tanda dimulainya tahapan pembangunan fisik.
Dia melaporkan anggaran pembangun ini berjumlah Rp.8.640.931.549, dengan pekerjaan pembangunan meliputi area parkir dengan ukuran 57 m x 20 m. Ada juga pembangunan terminal, pembangunan pos jaga, pembangunan tower air dan pembangunan causeway sepanjang 200,5 m x 8 m (eksisiting 122m x 4m).
Dirinya berharap seluruh proses pembangunan dapat terlaksana sesuai perencanaan, memenuhi standar mutu, teknis, keselamatan, dan memperhatikan ketepatan waktu, serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Perumda Kabupaten Kupang Jony Sulaiman, Pinca Bank NTT Oelamasi Edward Hede, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut Kupang, Camat Kupang Barat, unsur Forkopimcam Kupang Barat, para Lurah dan Kepala Desa Se-Kecamatan Kupang Barat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Bolok. (Dk).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




