KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Sumber pendanaan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Internasional SMGM IV Tahun 2027 mulai dipaparkan dalam rapat panitia yang berlangsung di Aula Paroki Paroki Santo Fransiskus Asisi Kolhua, Jumat (15/5/2026).
Koordinator SMGM Keuskupan Agung Kupang, Adrianus Ceme, menjelaskan, pembiayaan kegiatan bersumber dari gerakan seribu rupiah (geser) yang dihimpun dari setiap cabang di wilayah Keuskupan Agung Kupang. Juga kontribusi pengurus pusat, serta dukungan proposal yang diajukan kepada berbagai pihak.
“Semua dana dari cabang-cabang di Keuskupan Agung Kupang, baik melalui gerakan seribu maupun proposal panitia, akan dikirim dan dikelola bendahara panitia internal di Kupang. Sedangkan dukungan dana dari cabang-cabang SMGM di seluruh dunia masuk ke rekening panitia pusat,” ujar Adri dalam rapat tersebut.
Selain itu, panitia juga membuka ruang partisipasi bagi para donatur dan sukarelawan yang ingin terlibat dalam menyukseskan Munas Internasional SMGM IV Tahun 2027.
Rapat yang dihadiri lebih dari 50 anggota panitia itu membahas berbagai persiapan teknis, termasuk strategi penggalangan dukungan demi memastikan pelaksanaan agenda nasional dan internasional tersebut berjalan lancar.
Dalam kesempatan yang sama, Moderator SMGM Keuskupan Agung Kupang, RD Longginus Bone, mengingatkan seluruh cabang dan panitia agar tanggung jawab keuangan tidak dipandang sebagai beban yang dapat melemahkan semangat pelayanan dalam komunitas.
Ia mengajak seluruh anggota belajar dari pengalaman pelaksanaan Munas sebelumnya yang berlangsung sederhana, namun tetap berjalan baik karena adanya dukungan dan semangat kebersamaan umat.
“Pada Munas empat tahun lalu, persiapan dilakukan secara sederhana, tetapi kebutuhan konsumsi dan dukungan lainnya tercukupi karena banyak pihak datang membantu dengan hati,” kata Romo Dus demikian sapaan umat.
Pandangan senada disampaikan Penasehat Umum SMGM, Bele Antonius.
Ia menilai panitia tidak perlu terlalu terbebani oleh persoalan anggaran, sebab kehadiran anggota SMGM dalam Munas didorong oleh semangat perjumpaan iman, bukan semata-mata kegiatan rekreasi.
“Yang paling penting adalah memastikan misi iman dalam Munas ini dapat berjalan lancar dan sukses,” ujarnya. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




