KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — UMKM Cabang XVI Dim 1605 Belu telah menyiapkan “Kain Tenun Ikat” terbaik untuk berkompetisi di Ibu kota dalam ajang Persit Bisa 2, tahun 2026 di Balai Kartini Jakarta pada tanggal 7 – 9 Mei 2026.
Tentang persiapan barang untuk kompetisi seperti Kain Tenun, tempat untuk promosi dan pajangan semua telah masuk dalam tahap finising/akhir.
Sesuai rilis yang dikirim Penrem 161/Kupang Senin (4/5/26), Kain Tenun Ikat Belu seperti Motif Robamiki bermakna Kecantikan/keanggunan seorang wanita ramping.
Koleksi 30 packs kain Tenun Ikat yang memiliki kualitas sangat baik telah disiapkan untuk mengikuti ajang Pameran Persit Bisa 2, tahun 2026.
Karya tersebut ada sentuhan tangan terampil Ny. Cileberta anggota Cabang XVI Dim 1605 Belu.
Tenun motif Belu Atambua merupakan salah satu kekayaan budaya tekstil dari wilayah Nusa Tenggara Timur, tepatnya dari Atambua di Kabupaten Belu.
Kain ini bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol identitas, status sosial, serta warisan leluhur turun temurun oleh masyarakat setempat.
Di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste ini, tenun ikat menjadi bagian penting dalam kehidupan adat, mulai dari upacara kelahiran, pernikahan, hingga kematian. (NH).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




