Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Murid SDK Santo Yoseph 2 Naikoten Kupang Raih Medali Nasional, Harumkan Nusa Tenggara Timur

Para siswa SDK St. Yosep 2 Naikoten peraih medali nasional.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Sebanyak 11 murid SDK Santo Yoseph 2 Naikoten Kupang, Kupang, menorehkan prestasi gemilang pada kompetisi sains nasional 2026 dengan meraih medali emas, perak, dan perunggu di sejumlah bidang studi.

Capaian tersebut kembali mengangkat nama Nusa Tenggara Timur di kancah akademik nasional.

Deretan medali yang menggantung di dada para murid menjadi penanda keberhasilan kerja keras yang dijalani secara konsisten. Pada bidang Matematika, Jill Gokorato dan Agatha Didiok meraih medali emas. Tiga murid lain, Michele Topan, Putu Faya, dan Grisel Jelahut, menyumbangkan emas pada bidang Bahasa Indonesia. Sementara itu, Aletha Milla meraih emas Pendidikan Kewarganegaraan.

Prestasi juga ditorehkan Fransisco Alfian dengan raihan perak Ilmu Pengetahuan Alam dan perak Pendidikan Kewarganegaraan.

Avril Ngelu memperoleh perak Bahasa Indonesia serta perunggu Pendidikan Kewarganegaraan. Lusia Salo meraih perak Pendidikan Kewarganegaraan, sedangkan Marsela Sae dan Chantika Bani masing-masing menyumbangkan perunggu pada bidang yang sama.

Guru pendamping, Yasinta Soi, menjelaskan bahwa keberhasilan para murid merupakan hasil pembinaan berkelanjutan.

Pendampingan difokuskan pada pemahaman konsep, latihan terstruktur, serta penguatan kepercayaan diri.

“Pendekatan pembelajaran dibuat menyenangkan agar anak-anak mencintai proses belajar dan berani mencoba,” ujarnya.

Ketua Tim Manajemen Talenta Murid, Maria Bara Pasa, menambahkan bahwa sekolah berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. Melalui program pembinaan terarah, sekolah menyediakan ruang, pendampingan, dan kesempatan kompetisi bagi murid di bidang akademik, seni, dan olahraga.

Prestasi ini melanjutkan capaian sebelumnya, ketika sejumlah murid sekolah tersebut meraih medali emas pada ajang Indonesian Mathematics and Scientia Olympiad awal tahun ini.

Sebagai salah satu sekolah dasar unggulan di Kota Kupang, sekolah itu terus menumbuhkan budaya berprestasi. Dalam waktu dekat, sekolah akan menggelar seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat sekolah sebagai bagian dari pembinaan talenta nonakademik.

Keberhasilan para murid menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten, lingkungan belajar yang suportif, serta kepercayaan pada potensi anak mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional. (goe).

  • Bagikan