KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Suasana penuh syukur dan sukacita mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Biasa ke-30 di Kapela Santo Agustinus Bello, Minggu (26/10/2025). Dua Kelompok Umat Basis (KUB) yang sempat terpisah karena proses pemekaran, yakni KUB Santo Benedicto dan KUB Santa Maria Virgo, kini kembali bersatu dalam pelayanan koor Wilayah I untuk mengiringi misa di kapela sulung Keuskupan Agung Kupang tersebut.
Perayaan kudus ini berlangsung di Kapela Santo Agustinus Bello, kapela sulung di wilayah Keuskupan Agung Kupang yang berada di bawah naungan Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua.
Misa tersebut menjadi momen penuh makna bagi umat Stasi Santo Agustinus Bello yang hadir dengan wajah penuh sukacita.
Nada koor nan merdu dari dua KUB, Santo Benedicto dan Santa Maria Virgo, berpadu indah memenuhi ruangan kapela, menggema Diiringi organis Yohan Muda, sebagai simbol nyata persaudaraan yang dipulihkan.
Misa gabungan ini juga mencatat sejarah tersendiri: untuk pertama kalinya kedua KUB kembali melayani bersama setelah pemekaran wilayah pelayanan umat setahun lalu.
“Ini bukan sekadar perayaan liturgi, tetapi juga perwujudan iman dan kebersamaan umat. Kami bersyukur karena Tuhan mempersatukan kembali umat yang pernah berpisah demi perkembangan Gereja,” ujar Johnny Manehat, Ketua KUB Santa Maria Virgo.
Ketua KUB Santo Benedicto, Robert Fidianto, juga menambahkan bahwa misa kali ini menjadi tanda syukur atas perjalanan panjang umat Bello.
“Perayaan ini melambangkan semangat pelayanan dan tanggung jawab iman umat. Kita telah melewati banyak tahap, dari pemekaran KUB, pembentukan wilayah, hingga pelayanan liturgi. Kini, Tuhan mempertemukan kembali umat-Nya dalam satu perayaan penuh sukacita,” ujarnya dengan semangat.
Sementara itu, Ketua Stasi Bello, Donatus Manehat, mengajak seluruh umat untuk menjaga persaudaraan yang telah dirajut selama ini.
“Kebersamaan adalah kekuatan kita. Jika kita bersatu dalam iman, pelayanan apa pun akan menjadi ringan dan penuh berkat. Mari kita terus mendukung pembangunan iman dan kebersamaan, khususnya pembangunan Kapela Baru Santo Paulus Bello,” pesannya.
Misa ini dipimpin oleh dua imam, yakni Pater Marno Kedi, SVD, seorang misionaris asal Indonesia yang kini bertugas di Ekuador Amerika Latin, dan Pastor Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, RD Longginus Bone.
Dalam homilinya, Pater Marno Kedi, SVD mengajak umat untuk selalu menyadari kelemahan diri dan hidup dalam kerendahan hati.
“Tuhan melihat hati, bukan penampilan luar. Tuhan tidak membenci siapa pun, tetapi yang Tuhan benci adalah kemunafikan, berpura-pura suci padahal hati jauh dari kasih,” tegasnya.
Ia mengingatkan, semakin tinggi seseorang dalam jabatan atau pengetahuan, semakin rendah hati pula ia seharusnya di hadapan Tuhan dan sesama.
“Perjuangan para petani, misalnya, sungguh luar biasa. Dari tanah yang sederhana, mereka menghidupi banyak orang. Kita pun dipanggil untuk menanam kebaikan dan kasih di tanah hidup kita masing-masing,” ujar Pater Marno, menutup homilinya.
Secara terpisah, Pastor RD Longginus Bone menegaskan bahwa persatuan dua KUB di Bello adalah tanda nyata dari iman yang tumbuh dalam kasih.
“Dalam setiap pemisahan, Tuhan selalu menyiapkan jalan untuk pertemuan yang lebih indah. Perbedaan bukan alasan untuk menjauh, melainkan kesempatan untuk saling melengkapi. Persatuan di Bello menjadi wujud iman yang hidup, yang menemukan jalannya kembali menuju satu tubuh, satu hati, dan satu Gereja,” ungkapnya.
Umat menyambut perayaan ini dengan sukacita dan rasa syukur mendalam. Misa gabungan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pelayanan koor, tetapi juga simbol rekonsiliasi, persaudaraan, dan kesatuan dalam iman setelah melewati perjalanan panjang proses pemekaran dan pembangunan fisik kapela.
Kegiatan rohani ini sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat umat dalam membangun kehidupan menggereja yang aktif, partisipatif, dan penuh kasih. Serta meneguhkan komitmen untuk terus hadir dan terlibat dalam setiap pelayanan sebagai wujud nyata syukur atas rahmat persaudaraan yang terus tumbuh di Stasi Santo Agustinus Bello. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




