Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Anjing Misterius di Bello: Serang Warga, Lalu Menghilang Tanpa Jejak

Anjing misterius yang menyerang warga Bello Kota Kupang.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Warga Kelurahan Bello, Kota Kupang, Khusunya warga yg bermukim di lingkungan RT 007/RW 003, kini hidup dalam bayang-bayang ketakutan setelah munculnya seekor anjing hitam misterius.

Anjing itu menyerang dan menggigit tujuh orang dalam dua hari berturut-turut, Sabtu dan Minggu, 18–19 Oktober 2025.

Anehnya, hingga kini tidak ada seorang pun yang tahu dari mana anjing itu datang, dan ke mana ia pergi.

Menurut keterangan para korban, anjing itu bertubuh kecil, berbulu hitam legam, matanya merah menyala seperti bara. Dan menggonggong hanya sekali sebelum menerkam.

Setelah menyerang, ia berlari ke arah kebun di belakang pemukiman dan lenyap begitu saja seperti ditelan bumi.

Padahal, warga sudah menyisir seluruh area, bahkan hingga ke sungai kering dan semak di batas kelurahan.

Namun jejak kaki maupun bau anjing sama sekali tak ditemukan. Tak ada pula warga yang mengaku memiliki anjing dengan ciri seperti itu.

“Kami sudah keliling kampung, tapi tidak ada yang punya anjing hitam kecil seperti yang dilihat para korban. Aneh… seolah anjing itu cuma muncul untuk menggigit lalu hilang,” ujar Ketua RW 003 Goris Takene dengan nada serius Selasa (21/10/25).

Korban pertama, Stefen Rihi (18), digigit di bagian kaki kanan saat melintas menuju kios pada Sabtu pagi.

Esoknya, Minggu (19/10/2025), lima warga lainnya menjadi korban di waktu dan tempat berbeda.
Nehe Tuan (24) mengalami luka di tangan kiri, Fanda Tuan (20) di kaki kanan. Aurelius Mengi Uly (38) mengalami luka robek dalam di kaki kanan hingga mesti dijahit Lima kali. Dan Maria Bire Doko (56) digigit di tangan saat hendak berangkat ke gereja dan mengalami tujuh kali jahitan.

Sementara dua warga lain, Rhido Haga Ly (46) dan Mikael Koro (45), nyaris menjadi korban. Mereka diserang ketika berjalan ke gereja pagi-pagi, namun berhasil lolos, meski celana, dan sepatu mereka sobek akibat gigitan anjing misterius itu.

Yang lebih membuat bulu kuduk berdiri, beberapa warga mengaku mendengar lolongan anjing di malam hari dari arah kebun yang sama, namun setiap kali didekati, suara itu menghilang.

“Kalau betul anjing biasa, pasti sudah tertangkap. Tapi ini tidak… orang tua bilang dulu di kebun situ pernah dikubur anjing hitam waktu ada orang mati kena penyakit aneh. Bisa jadi… itu arwahnya kembali,” bisik seorang warga tua.

Meski pihak kesehatan sudah turun tangan memberi vaksin dan melakukan survei, bayang-bayang mistis tetap menghantui warga Bello.

Setiap malam, jalan di sekitar lokasi kejadian kini sepi. Banyak orang menutup pintu lebih cepat dari biasanya.

Bahkan beberapa anak di daerah itu sempat beberapa hari tidak berani pergi sekolah karena trauma dengan anjing misterius tersebut.

Dan hingga hari ini, anjing hitam kecil itu belum pernah muncul lagi.
Hanya sesekali, di tengah sunyi malam, terdengar gonggongan tunggal dari arah kebun, lalu hening.
Seolah ia masih di sana… menunggu sesuatu.
(goe).

  • Bagikan